YouTube kembali menghadirkan pembaruan signifikan pada fitur filter pencarian videonya. Langkah ini mencakup penamaan ulang, penghapusan beberapa opsi, serta penyesuaian teknis lainnya yang bertujuan menyelaraskan fungsi platform dengan ekspektasi pengguna saat ini. Perubahan tersebut diharapkan dapat membuat pengalaman mencari konten menjadi lebih intuitif dan relevan bagi para penikmat video daring.
Pemisahan Konten Shorts dan Video Panjang
Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada kolom “Type” atau Jenis, yang kini menempati posisi pertama dalam menu filter. YouTube secara resmi memperkenalkan opsi filter “Shorts” yang berdiri sendiri, berdampingan dengan kategori yang sudah ada sebelumnya seperti Videos, Channels, Playlists, dan Movies. Pembaruan ini menjadi solusi bagi pengguna yang sebelumnya merasa terganggu dengan hasil pencarian yang mencampuradukkan video berdurasi panjang dan pendek. Dengan adanya filter baru ini, pengguna dapat memilih opsi “Videos” untuk hanya menampilkan konten berdurasi panjang, atau memilih “Shorts” untuk secara spesifik mencari video format vertikal singkat tanpa tercampur jenis konten lainnya.
Penyesuaian Durasi dan Waktu Unggahan
Selain penambahan kategori, YouTube juga melakukan sedikit pergeseran pada filter durasi video. Opsi yang sebelumnya tertulis “Under 4 minutes” kini diubah menjadi “Under 3 minutes” atau di bawah tiga menit, diikuti dengan rentang waktu baru “3 – 20 minutes”. Perubahan lain juga diterapkan pada filter tanggal pengunggahan atau Upload date. Opsi “Last hour” telah dihapus dari daftar, sehingga pilihan waktu terdekat yang tersedia bagi pengguna kini dimulai dari “Today” atau Hari Ini. Meskipun demikian, fitur penyaringan berdasarkan kualitas video seperti Live, 4K, dan HD tidak mengalami perubahan dan tetap tersedia seperti biasa.
Metode Baru Menentukan Popularitas
Istilah dalam menu penyortiran juga mengalami perombakan bahasa yang cukup signifikan. Menu yang sebelumnya dikenal sebagai “Sort By” kini berganti nama menjadi “Prioritize”. Sejalan dengan itu, filter “View count” telah diganti namanya menjadi “Popularity”. YouTube menjelaskan bahwa sistem baru ini tidak hanya sekadar menghitung jumlah tayangan semata. Algoritma platform kini menilai popularitas sebuah video dengan mempertimbangkan sinyal relevansi lainnya, termasuk waktu tonton (watch time), untuk menentukan seberapa populer video tersebut terkait dengan kueri pencarian spesifik yang dimasukkan pengguna.
Penghapusan Fitur yang Kurang Efektif
Dalam pembaruan kali ini, opsi “Sort by Rating” juga tidak lagi tersedia. Pihak YouTube memberikan klarifikasi bahwa penghapusan filter “Sort by Rating” dan “Last hour” dilakukan karena kedua fitur tersebut dinilai tidak berfungsi sesuai harapan dan justru berkontribusi pada keluhan pengguna. Kendati demikian, pengguna masih dapat menemukan konten terbaru melalui filter tanggal unggahan lainnya serta mengeksplorasi video yang sedang banyak ditonton menggunakan opsi “Popularity” yang baru. Bagi pengguna yang ingin mencoba fitur-fitur anyar ini, menu filter dapat diakses dengan mengetuk tombol “Filters” di sebelah kanan pada versi web setelah melakukan pencarian, atau melalui menu titik tiga pada aplikasi seluler, meskipun peluncurannya mungkin dilakukan secara bertahap.



