oleh

Gubernur Tak Beri Tindakan Tegas Terhadap NB,  Ada Apa ?

TRIBUNPOS PALEMBANG – Laskar Pemuda Sumsel Bersatu kembali pertanyakan hasil dari unjuk rasa saat mendesak Gubernur Sumatera Selatan untuk segera pecat Oknum PNS yang di duga melanggar PP Nomor 45 tahun 1990 tentang perubahan atas PP Nomor 10 tahun 1980 tentang izin perkawinan dan pencerian bagi pegawai negeri sipil di kantor Gubernur Jalan Kapten A. Rivai Palembang, pada 16 oktober 2020 yang lalu.

” Saat itu LPSB di tanggapi oleh Gubernur Sumsel yang dalam hal ini di wakili oleh asisten I pak Ahmad Najib, Sekretaris Inspektorat dan Kadiknas Sumsel. Kami meminta agar Gubernur membentuk tim pencari fakta dalam kejadian tersebut dan segera memecat oknum ASN NB jika terbukti bersalah karena itu kewenangan Gubernur, namun sampai sekarang belum ada tindakan dan informasi real dari permintaan tersebut,” ungkap Febri, Sabtu (21/11/20).

Febri ZS Direktur eksekutif Laskar Pemuda Sumsel Bersatu mengatakan kedatangan Laskar Pemuda Sumsel Bersatu ke kantor Gubernur waktu itu mendesak Gubernur Sumatera Selatan untuk menurunkan Tim khusus pencari fakta dalam persoalan dugaan pelanggaran PP Nomor 45 tahun 1990 tentang perubahan atas PP Nomor 10 tahun 1983 tentang izin perkawinan dan pencerian bagi PNS yang diduga dilakukan oleh Oknum NB yang berdinas di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Sebagai Kasi dan juga Istri sirihnya.

” Dan, mendesak Gubernur Sumatera Selatan untuk segera memberikan tindakan tegas dan memberikan sanksi pemberhentian terhadap Oknum PNS NB yang berdinas di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Sebagai Kasi dan juga Istri sirihnya, jika terbukti bersalah sesuai peraturan pemerintah yang berlaku,” ujarnya

Menurut Febri, NB diduga telah melakukan tindakan Poligami dengan perempuan yang juga berstatus PNS. Padahal belum secara resmi bercerai dengan istri sahnya.

Dan hal tersebut berdasarkan ketentuan tidak dibenarkan karena diduga telah melakukan pelanggaran, dimana PNS yang ingin beristri lebih dari satu harus seizin istri pertama dan istri kedua bukan dari kalangan PNS.

Press Release : Laskar Pemuda Sumsel Bersatu

Komentar

News Feed