oleh

Dana Bos Afirmasi SDN 02 Isorejo Dibelikan Tablet Mito 20 Unit, Suami Kepsek Diduga Dapat Satu

Laporan Wartawan Tribunpos, Davi Sandra, Lampung Utara, Lampung

TRIBUNPOS, LAMPUNG UTARA I Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi SDN 02 Isorejo, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, tahun anggaran 2019 dibelanjakan HP Tablet Merk Mito.


Berdasarkan keterangan seorang guru bernama Panud, HP Tablet yang dibelanjakan sebanyak 20 unit.

“Untuk pengadaannya langsung dari Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) mas, gak tahu kok merknya mito tapi itu kan langsung ditunjuk dari atas,” ucapnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa dari 20 unit tablet tersebut beberapa dibagikan kepada guru sekolah yang belum mempunyai HP yang bagus.

“Sisanya baru diberikan kepada murid/siswa, berapa jumlahnya untuk siswa saya kurang paham, yang saya ketahui guru yang dapat adalah operator sekolah, bendahara sekolah, dan guru penjas, termasuk saya (Panud) juga dapat,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, ditahun 2020 ini kembali mendapatkan Bos Afirmasi. Dan akan dibelikan laptop dan buku.

Pada saat wartawan Tribunpos.com hendak meninggalkan sekolah tersebut, didapat ada seorang oknum guru yang diduga Kepsek berpakaian dinas lengkap, berkaca mata sedang asyik nongkrong bercengkrama di sebuah warung milik warga sekitar.

Saat ditanya apakah dia Kepsek SDN 2 Isorejo, dirinya menyatakan bukan, dan saat ditanya nama, dia tidak mau menyebutkan.

“Bukan, saya bukan Kepsek. Saya hanya guru dan saya mengajar di SMP bukan Kepsek di SDN itu,” ucap guru itu singkat sembari berlalu meninggalkan wartawan.

Sementara menurut keterangan warga sekitar sekolah yang mengenali Panud, mengatakan Panud adalah suami dari Suryawati yang menjabat Kepala Sekolah.

“Sepengetahuan kami mereka itu suami istri yang mengajar di SDN 2 Isorejo. Suaminya yang bernama PANUD adalah seorang guru, sedangkan istrinya yang bernama SURYAWATI adalah Kepala Sekolah SDN 2 Isorejo.” terang warga yang minta identitasnya tidak dipublis. (Bagian II)

Editor Berita: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline