oleh

Pungutan Jasa Labuh Lay Up ‘Parkir’ Kapal di Perairan Kepri Resmi Masuk PAD Provinsi

Laporan Wartawan Tribunpos, AM Mursalim, Batam, Kepri

TRIBUNPOS, BATAM | Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melaunching perdana pungutan jasa labuh Lay Up atau parkir kapal di perairan Galang, Kota Batam sebagai Penerimaan Asli Daerah (PAD) Provinsi pada Rabu (03/03/2021).


Pungutan perdana dari jasa labuh Lay Up kapal yang dikelolah PT. Bias Delta Pratama masuk ke kas PAD sebesar Rp 389.780.000.

Penandatanganan awal Nota Tagihan atau Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) ditandatangani langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan wakil Gubernur Marlin Agustina.

Hadir dalam acara tersebut, Ka KSOP Khusus Batam, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Kapolda, Kajati, Danguskamla, Ketua Komisi III DPRD Kepri, Walikota Batam, Asisten II, Kadishub, Kepala Kesbang, Kepala BP2RD dan Kadis Pariwisata.

Selain itu juga hadir GM PT. Pelindo I (Persero) Cabang Batam, Ketua INSA Batam, Camat Galang,
Lurah Galang, Dirut PT.  Pelabuhan Kepri, Direktur PT. Citra Agramasinti, Direktur PT. Bias Delta Pratama,
Direktur PT. Maxteer Dyrynusa Perdana dan Direktur PT. Asinusa Putra Sekawan.

Kepala Bidang Kepelabuhanan Provinsi Kepri, Azis Kasim Djou kepada awak media menyampaikan kelegaan dalam memperjuangkan pungutan Lay Up (parkir kapal) di ruang tata kelolah provinsi, yakni meliputi 12 mil dari pantai.

Dijelaskan Azis Kasim, sebelumnya pungutan labuh jangkar Lay Up perairan Galang masuk ke Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Ini awal sejarah bangkitnya ekonomi Kepulauan Riau di bidang Kemaritiman,” sebutnya.

Dikatakanya ada 14 unit kapal niaga di perairan Galang selain Lay Up/ parkir, juga diperuntukan Ship to Ship, dan Waiting Order.

“Dengan ramainya kapal- kapal, ada multiflayer efek bagi bisnis maritim,” terangnya.

Kasim memaparkan, sebagai daerah kepulauan dimana 96% perairan dan 4% daratan, tentu potensi ekonomi kawasan maritim yang strategis ini dikembangkan dan dikelolah menjadi sumber pendapatan.

“Pemerintah Provinsi Kepri menetapkan 6 lokasi area labuh jangkar, yaitu: Perairan Galang, Pulau Nipa,  Perairan Karimun, Perairan Batu Ampar, Perairan Kabil, dan Perairan Tanjung Berakit,” tambahnya.

Selanjutnya pada pekan depan, Gubernur dan Wakil Gubernur akan menyambangi Perairan Nipa dan Perairan Kabil bersama Kementerian Maritim. (Red-TP)

Editor Berita: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline