oleh

Mohon Para Dermawan , Umar Butuhkan Dana 150 Juta

TRIBUNPOS OKU , SUMSEL – Saat anak-anak lain bercanda dan tersenyum bermain bersama kedua orang tuanya, namun tak seperti yang dirasakan bayi dari Harki Mahali dan Anramerita. Umar terpaksa menahan kebahagiaan itu karena derita sakit yang di alaminya. Umar menderita kelainan jantung bawaan, yang membuat pertumbuhannya terhambat. Minggu (19/07/20).

Umar, balita yang baru berumur 2 Tahun 8 bulan didiagnosa menderita penyakit kelainan jantung bawaan dengan istilah medis TGA, VSD Subpulmonalik, PDA, Unrestrictive PBF, PH sejak tahun 2018 dan menjalani tindakan pengobatan Katerisasi penegakan diagnosa dan mau masuk ke tahapan operasi.


Menurut Anramerita ibu bayi umar, sejak lahir berat badan bayi Umar sulit sekali untuk naik, satu bulan hanya naik 2 ons dan kalau lagi menyusu sering berhenti dan ngos-ngosan.

Saat usia 8 bulan bibir dan kuku bayi Umar mulai membiru, menyadari hal tersebut ibu Anra melakukan pemeriksaan ke dokter anak perihal keadaan anaknya. Barulah kemudian ibu Anra mendapatkan informasi bahwa anaknya ada kelainan jantung bawaan.

Lebih lanjut ibu Anra menceritakan anak beliau dirujuk ke Palembang untuk pemeriksaan selanjutnya. Setelah sampai di Palembang, mereka mendapatkan kabar bahwa bayi umar harus segera dirujuk ke Jakarta secepatnya untuk mendapatkan tindakan operasi.

“Saat ini keluhan terberat yang Umar rasakan adalah sesak nafas, bibir dan kuku biru, saturasi oksigen sudah dibawah 60 % dan PH  (tekanan paru-paru) nya sudah sangat tinggi dan harus segera dilakukan tindakan operasi agar penyakit ini tidak semakin parah. Jika tidak mendapatkan tindakan tersebut dalam waktu dekat akan berakibat pada PH nya akan permanen dan malah tidak bisa dilakukan tindakan operasi”

ibu Anra menyampaikan bahwa saat ini biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 150.000.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah). Biaya itu digunakan untuk transportasi PP Jakarta, pemberkasan pra operasi (cek lab, cek THT dan gigi, CT scan), akomodasi tempat tinggal, akomodasi pasca operasi kontrol bulanan ke jakarta, kontrol bulanan ke Palembang, nutrisi serta obat-obatan penting yang tidak ditanggung BPJS, dan lain-lain.

“Saat ini Untuk berobat Umar kami mengandalkan biaya dari hasil donasi teman dan kerabat.” Pungkasnya.

Ibu Anra berharap kalau ada dermawan terketuk hatinya mau mengulurkan bantuan biaya pengobatan bayinya bisa melakukan donasi langsung ke ayah umar melalui Bank Syariah Mandiri No. Rek. 7026823158 a. n Harki Mahali, atau bisa komunikasi langsung ke ibunda bayi di nomor WhatsApp 082177919759 atas nama Anramerita.

“Saya berharap pemerintah membantu meringankan jalur bayi umar, untuk berobat karena ada beberapa item pengobatan yang sifatnya tidak dicover oleh BPJS, penggunaan biaya transportasi dan akomodasi kontrol bulanan ke Palembang dan Jakarta.” Tutupnya.

Wartawan : M Shafiyallah

Editor        : Beby Akbar

Komentar

News Feed