oleh

Tujuh Tahun Menunggu, Janda Paruh Baya Desa Sinar Laga Berharap Sertifikat Tanah Tak Kunjung  Kembali

TRIBUNPOS MESUJI, LAMPUNG –Sertifikat Seorang janda tak berdaya ibu rumah tangga di Desa sinar laga, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji  meratapi nasibnya minta keadilan sampai saat ini tidak ada titik terang.

Sudah 7 Tahun sertifikat tanah di tangan tetangga nya, sertifikat itu adalah aset Pribadi dokumen berharga, Sumi seorang janda paruh baya menceritakan  Sertifikat saya sudah 7 Tahun di tangan Puji Iswanto bin kasmun adek ipar Kepala Desa di Desa ini saya sudah menghadap secara baik-baik kekeluargaan berulang ulang kali saya memohon kembalikan sertifikat saya tidak juga ada etikat baik” kata Sumi kepada Awak Media Sabtu, (30/01/21)


” bahkan sertifikat saya ada di tangan pak Aprianto mantan Kepala Desa, ahirnya saya datang kerumahnya “Jawab pak Aprianto, tidak tau ini sertifikat siapa yang pasti adik iparnya Kepala Desa pinjam uang dengan saya jaminan sertifikat ini, Lalu saya datang ke Polsek Tanjung raya menceritakan permasalahan saya dan saya datang yang kedua kalinya sampai saat ini belum ada kesimpulan saya janda miskin, orang gak mampu apa yang harus aku lakukan saya hanya berharap keadilan dan sertifikat saya kembali,” terangnya.

Dalam hal ini  Puji Iswanto membenarkan  sertifikat tanah itu atas nama Supardi berada di tangan saya, namun saya titipkan dengan mantan kades SP 7A, Fajar Baru yaitu pak Apriyanto karena saya belum bisa bayar utang Rp. 5.000.000. berapa bulan yang lalu kami sudah dipertemukan dengan Mbak rum di Polsek Tanjung raya, keputusan nya Kakak saya Samirun kebenaran kades di Desa ini siap bertanggung jawab namun ternyata Sampai saat ini gak ada realisasi nya,” ungkapnya.

Ia menambahkan Kalau saya harus bertanggung jawab dipenjara siap mas, tapi tolong titip anak saya dua ini di urus karena ibunya Kerja jadi TKW, aku ngerti aku salah tapi keadaan gimana, awalnya Mbak rum kasih sertifikat tanah itu ke saya minta carikan  pinjam uang 3 Juta untuk anaknya bayar sekolah tujuh tahun yang lalu, sampai sekarang uangnya gak sampai sertifikat tanah nya malah gak kembali itu memang benar,” Tutur Iswanto kepada media (Red- Tp).

Editor : Indra Patriansyah

Komentar

Headline