oleh

DPO Pelaku Curat Menyerahkan Diri Ke Satreskrim Polres Way Kanan

TRIBUNPOS WAYKANAN , LAMPUNG – Rasa tidak tenang dan selalu khawatir jika sewaktu waktu persembunyiannya di ketahui oleh Polisi, Seorang DPO (Daptar Pencarian Orang) Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) Berinisial RH (32) Warga Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu menyerahkan diri ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Way Kanan. Sabtu (31/10).

Kedatangan RH ke Satreskrim Polres Way Kanan juga didampingi Kepala Kampung Gunung Sangkaran, Juanda beserta keluarga RH.


Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasatreskrim Iptu. Des Herison membenarkan bahwa RH datang menyerahkan diri sabtu pagi.

Menurut Kasat, RH menyerahkan diri juga tidak lepas dari kerja sama yang baik antara Tim Tekab 308 Polres Way Kanan bersama Tokoh Masyarakat Gunung Sangkaran yang memberikan pengertian serta menyarankan RH agar menyerahkan diri.

“Iya, hari ini RH datang di antar Kepala Kampungnya untuk menyerahkan diri. RH merupakan DPO salah satu Pelaku yang mencuri Bantalan Besi Rel Kreta Api Milik Negara yaitu PT. KAI yang terjadi pada 22 April 2020 lalu di Telung Tela Kampung Lembasung Kecamatan Blambangan Umpu dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” Ungkap Iptu. Des Herison.

Kasat menjelaskan dalam Pencurian itu ada 7 Orang Pelaku yang terlibat. Diantaranya 5 Orang sudah atau telah menjalani hukuman. Satu Orang yaitu RH, Sedangkan satu lagi masih masuk DPO Satreskrim Polres Way Kanan.

“Kami berharap agar pelaku lainnya juga bisa menyerahkan diri Ke Polres Way Kanan sehingga permasalahan ini tidak berkepanjangan dan bisa selesai dengan menjalani hukuman yang berlaku,” harap Kasat.

“Atas perbuatannya, pelaku RH dapat dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun penjara, namun dengan itikad baiknya ini mudah mudahan hukum RH dapat sedikit lebih ringan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Gunung Sangkaran, Juanda menambahkan bahwa RH merupakan seorang Duda yang mempunyai Anak yang masih kecil. Namun, karena selalu khawatir dan was was RH akhirnya mau menyerahkan diri ke Polres Way Kanan.

Ia juga menghimbau kepada warganya yang lain yang menjadi DPO agar melakukan hal yang sama, supaya bisa menjalani hukuman sebagaimana mestinya. Sehingga nantinya bisa menjalani hidup lebih nyaman tanpa ada kekhawatiran.

“RH ini Istrinya sudah meninggal dan memiliki satu Anak yang masih kecil. Tapi dengan penuh ketegaran dia mau menyerahkan diri. Saya ucapkan trimakasih kepada pihak penegak hukum yang telah melayani kami dengan baik, semoga DPO lainnya juga mau menyerahkan diri seperti RH,”pungkasnya.

Wartawan : Yuswantoro

Editor         : Liz Chaniago

Komentar

Headline