oleh

Selama Pandemi Covid-19 Pelaku UMKM Kurang Diperhatikan Pemerintah

TRIBUNPOS PALEMBANG – Wabah Covid-19  yang telah menjalar ke seluruh penjuru negara di belahan 5 benua terkhususnya di Indonesia, berdampak  banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) minim pendapatan bahkan banyak yang gulung tikar.

Seperti halnya yang dialami oleh para Usaha tingkat menengah yang ada di Kota Palembang. Mayoritas pelaku UMKM mengeluh terkait minimnya pendapatan bahkan gulung tikar diakibatkan oleh pandemi Covid-19 tersebut.

Purwati pedagang nasi uduk dan gorengan mengatakan, dengan menyebarnya wabah Covid-19 bahkan berstatus zona merah Kota Palembang ini, usaha mereka dratis menurun. ” Pendapatan  sangat jauh menurun, hari ke hari pembeli bisa di hitung dengan jari.  3 bulan terakhir ini kami sudah mengurangi jumlah masakan kami, tapi tetap saja masih tersisa,” ujar Purwati pedagang nasi uduk dan gorengan di Jl. Sosial Rt 13 Rw 02 Kelurahan Suka Bangun, Kamis (20/08/20).

Di tambahkan Purwati, selama 4 bulan pendapatan kami sangat menurut bahkan rugi dan tidak ada tindakan dari pemerintah terhadap menurunnya pendapatan bahkan banyak pedangan lain gulung tikar.

“Saya pernah mendengar bahwa ada bantuan dari pemerintah untuk kami para pedagang kecil, tapi kami belum tau gimana caranya dan juga tidak tau di mana tempat pengajuannya. Dan saya ingin jika berita tersebut benar, kalau ada bantuan dari pemerintah untuk membantu usaha kecil seperti saya ini, mohon pemerintah untuk memerintahkan pihak kelurahan agar mendata kami pedagang kecil,” harap Purwati.

Wartawan : Nandoe

Editor        : Indra Darmawan

Komentar

News Feed