oleh

Peduli Nasib PKL , GENCAR Sambangi 100 PKL di Pasar Km5

TRIBUNPOS PALEMBANG ꟷ Diketahui dua hari belakang sejumlah anggota Polisi dari Polsek Kemuning, Ilir Timur I, Satpol PP dan aparat TNI mendatangi lokasi lapak  Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Km 5 yang ditutup hari ini. Ratusan PKL melalui ketua perkumpulan PKL Pasar Km 5, Nurbaya meminta Charma Afrianto, SE, selaku ketua Gerakan Cinta Rakyat (GENCAR) untuk memediasi permasalahan yang mereka alami. Sabtu (11/07/20).

ketua  PKL Pasar Km 5, Nurbaya, pada kesempatan tersebut menyerahkan dan meminta kepada Charma Afrianto, SE, untuk memediasi dan mencarikan solusi yang terbaik bagi 100 pedagang setempat yang digusur/tutup.  Mereka juga sangat berharap adanya kepedulian dan dukungan dari Anggota DPRD Kota Palembang agar bisa memperjuangkan nasib mereka.

“Kami berdagang hanya mencari nafkah untuk menghidupi anak istri/suami kami. Semestinya pemerintah memberdayakan kami, bukan malah digusur dengan alasan jalan raya macet ulah kami berjualan. Saya berjualan di pasar ini sejak tahun 1980, selama 40 tahun ini kami sangat memperhatikan aturan, baik kebersihan lingkungan, tertib retribusi pasar bahkan barang daganganpun saya perhatikan kebersihannya,” ungkap Purnawati warga Lrg. Bambu Kuning, RT 63 RW 11 Tanjung Siapi-api kepada awak media, Sabtu (11/07/20) di Pasar Km 5.

Menanggapi yang disampaikan Nurbaya, didampingi laskar GENCAR, Rubi Indiarta, Andi Leo, Iful dan Indra,  Charma  mengatakan bahwa dia sudah mengkonfirmasi beberapa pejabat diantaranya dari pihak Pemkot Palembang, Kapolresta, PD Pasar untuk duduk bareng dan rembuk dengan Perwakilan PKL Pasar Km 5.

“ Insha Allah, rencananya besok pukul 13.30 Wib, perwakilan PKL  Pasar Km 5 akan kita dampingi duduk bareng dan rembuk dengan pihak Pemkot, Polresta dan PD Pasar. GENCAR siap sebagai mediator untuk mencarikan solusi yang terbaik,” tandas Charma.

Wartawan : Syaiful Jabrig

Editor : Beby

Komentar

News Feed