oleh

Diduga Rekrutmen Perangkat Desa Talang Tinggi Ulu Manna kangkangi Perbub

TRIBUNPOS BENGKULU SELATAN – Berdasarkan hasil informasi langsung dari salah satu calon peserta rekrutmen Perangkat desa Talang Tinggi, Kecamatan Ulu Manna, di sinyalir ada sesuatu yang tidak transparansi. Selasa (19/1/21).

Bahwa ada pengondisian salah satu calon peserta dalam rekrutmen agar bisa lolos dalam menghadapi tes komputerisasi atau tes tertulis.

Ironisnya lagi salah satu calon ini di coret dari peserta, menurut keterangan karna calon ini baru membuat KTP dan baru berdomisili di Desa Talang Tinggi. Pjs Kades Desa Talang Tinggi dihubungi via handpone oleh awak media Tribun Pos Bengkulu Selatan Selasa (19/01/2021) dirinya menjelaskan ada sepuluh peserta. “Namun dua peserta ini di coret karna berkasnya tidak memenuhi syarat  telah ditentukan,” ujar Pjs.

Lebih lanjut ia mengatakan kepada awak media Tribun Pos Bengkulu Selatan terkait dirinya tidak mengikuti aturan Permendagri atau Perbub, kata dia,” saya tidak bicara seperti itu”.

Dikonfimasi langsung dengan Kepala badan BPMD Kabupaten Bengkulu Selatan, Hamdan Sarbaini menjelaskan, untuk pemberhentian dan perekrutan Perangkat Desa tersebut harus mengacu dengan dasar Permendagri No. 67 tahun 2017, dan Perbub No. 09 tahun 2018. “Jadi tidak boleh baik dari panitia penyeleksi atau dari Pemerintah Desa tersebut untuk keluar dari aturan tersebut”, tegas Hamdan.

“Dan tidak ada juga aturan untuk penjaringan perangkat itu, aturan pencalonan itu harus enam bulan dulu KTP itu harus sudah dibuat,” jelas Hamdan.

Namun menurut salah satu calon peserta Perangkat desa yang di coret namanya tersebut, dirinya dari umur 17 tahun sudah bikin KTP. “Tapi karna saya baru menikah, maka dari itu saya baru bikin KTP yang berstatus menikah,” terangnya.

Tapi walau demikian Pemerintah Desa Talang Tinggi, Kecamatan Ulu Manna dan Panitia Penjaringan Perangkat Desa tersebut tetap tidak menerima.

“Silahkan kamu mau melapor kemana, mau di beritakan oleh wartawan pun kami dari Pemerintah Desa tidak takut dan tidak peduli. karena kami dari Pemerintah Desa punya aturan tersendiri,” jelas salah satu calon yang berinisial P tersebut menirukan ucapan dari pihak Pemdes.

Wartawan : Hamdani

Komentar

News Feed