oleh

Diduga Panitia Penjaringan Perangkat Desa Talang Tinggi Ulu Manna Sengaja Abaikan Surat BPMD

TRIBUNPOS BENGKULU SELATAN – Untuk merekrut perangkat desa yang handal guna membantu kinerja Kepala desa tentu harus melalui penjaring dan melalui proses seleksi yang sudah di atur oleh peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah yang berdasarkan peraturan menteri maupun peraturan daerah, yang akan jadi rujukan oleh panitia di tingkat desa.

Tapi aturan yang sudah ditentukan pemerintah itu di duga akan diabaikan oleh panitia penjaringan di Desa Talang Tinggi, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal tersebut terungkap dengan adanya di coretnya salah satu kandidat bernama Hery Setiawan oleh panitia penjaringan di Desa Talang Tinggi.


Ica selaku istri Hery Setiawan merasa kecewa dan merasa di zolimi dengan di coret nama sang suaminya oleh panitia penjaringan dengan alasan KTP yang baru di buat beberapa minggu sebelum pendaftaran. Padahal surat petunjuk dari Kepala badan BPMD Bengkulu Selatan pada tanggal 27 Januari itu jelas tidak ada larangan.

“Jangankan suami saya yang sudah lama beralamat di sini, peserta dari luar desa saja boleh mendaftar untuk ikut peserta calon perangkat desa,” ungkap Ica kesal.

“Memang dari awal sudah banyak sekali kejanggalan. Ada apa sebenarnya? kok suami saya di tolak!!! saya mohon kepada pihak terkait ataupun pihak penegak hukum di Bengkulu Selatan ini untuk menyikapi masalah ini. Karna saya dan keluarga mencari keadilan dan persamaan sebagai warga negara Indonesia, khususnya di mata hukum di Bengkulu Selatan ini,” jelas Ica kepada awak media pada Sabtu, 30 Januari 2021.

Pjs Kades Talang Tinggi dan Panitia Penjaringan Desa Talang Tinggi tidak dapat dihubungi dan terkesan susah atau tidak mau di konfirmasi baik lewat panggilan handphone atau di SMS. SMS yang dikirim awak media pun sama sekali tidak pernah di balas.

Wartawan : Hamdani

Komentar

Headline