oleh

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Dipanggil KPK, Waduh

JAKARTA, Tribunpos.com | KPK memanggil Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan terkait kasus dugaan suap Anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso. Dia dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Indung.

“Saksi untuk tersangka IND (Indung),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, pekan lalu.

KPK juga memanggil mantan Kadis PU Kepulauan Meranti, Ardhahni, serta empat orang pihak swasta, yakni Rony Wanto Manik, Arief Cahyadin, Netty Maria, dan Taryanto. Mereka turut dipanggil sebagai saksi untuk Indung.

Bowo ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima duit dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat Indung. Asty dan Indung juga sudah ditetapkan menjadi tersangka.

KPK menduga Bowo menerima suap sekitar Rp 1,6 miliar dari Asty. Uang itu diduga diberikan agar Bowo membantu PT HTK mendapat perjanjian penggunaan kapal-kapalnya untuk distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik.

Selain dugaan suap, Bowo diduga menerima gratifikasi sekitar Rp 6,5 miliar. Untuk gratifikasi ini, KPK menduga Bowo mendapat uang tersebut dari empat sumber berbeda.

Sumber yang diduga terkait gratifikasi Bowo antara lain terkait gula rafinasi di Kemendag, BUMN, pengurusan anggaran di Kabupaten Minahasa Selatan, dan terkait DAK di Kepulauan Meranti, Riau. (Red/Dtk)

Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed