oleh

Belum Pulih dari Tsunami, Wilayah Serang Banten Kembali Dilanda Bencana Banjir

SERANG, Tribunpos.com | Pasca terjangan tsunami pada Sabtu malam (22/12), belum juga trauma masyarakat Pesisir Banten dan kehidupan normal penduduk kembali normal, sudah harus dihadapkan lagi oleh bencana lain yaitu banjir yang menerjang beberapa desa di Serang, Banten.

“Jika sebelumnya masyarakat dicekam ketakutan menghadapi bahaya tsunami. Bahkan masyarakat di pantai Kecamatan Cinangka dan Anyer diterjang tsunami. Pada Rabu 26 Desember 2018 pagi, masyarakat Desa Batukuwung dan Desa Citasuk Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten terendam banjir,” kata Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya (27/12).

Banjir terjadi karena Sungai Cikalumpang meluap lantaran hujan intensitas tinggi. Dampaknya, 1.818 jiwa dari dua desa tersebut harus mengungsi.

“Dampak banjir sebanyak 297 KK/1.658 jiwa terdampak dan mengungsi di SDN Suka Maju sedangkan 70 KK/160 jiwa mengungsi di tempat yang aman di Desa Batukuwung. Sekitar 200 unit rumah terendam banjir dengan tinggi banjir 50-100 centimeter,” sebut Sutopo.

Berkaitan dengan bencana banjir tersebut, BPBD Serang bersama TNI, Polri, SKPD dan relawan dengan sigap melakukan evakuasi serta menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir. Meski tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut, namun aktivitas warga jadi terganggu akibat genangan air yang cukup tinggi.

Sementara itu, Sutopo juga mengatakan penanganan darurat tsunami yang menerjang Pantai Anyer dan Cinangka di wilayah Serang pun masih terus dilakukan. Tercatat 25 orang meninggal dunia, 62 orang luka-luka, 68 orang hilang dan 83 orang mengungsi. Kerusakan fisik masih dilakukan pendataan. (Red/MajKartini)

Editor : Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed