oleh

Status Almarhumah Wati Jelas

TRIBUNPOS ASAHAN , SUMUT ꟷ Warga desa Perkebunan Aek Tarum, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan  meninggal dunia. Wati (36) tahun  dusun XI, merupakan PDP bukan Positif Covid-19 sesuai hasil diagnosa yang dikeluarkan pihak RSU Bunda Thamrin Medan.

Dalam surat keterangan dokter dari pihak RSU Bunda Thamrin yang diterima media ini, Wati masuk ke RSU Bunda Thamrin pada Rabu (03/06/2020) pukul 23.39 WIB, dan dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (04/06/2020) pukul 03.05 dini hari yang mana dari hasil diagnosa pihak dokter RSU Bunda Thamrin, wati dinyatakan sebagai pasien PDP Covid-19.


“Jadi informasi ini harus kita luruskan agar tidak menimbulkan kegaduhan bagi masyarakat bahwasannya sesuai surat keterangan yang dikeluarkan pihak RSU Bunda Thamrin status almarhumah itu PDP (Pasien dalam Pengawasan) bukan pasien positif Covid, dan almarhumah dimakamkan di Medan oleh pihak rumah sakit dengan mengikuti protokol kesehatan,” Sebut Hendra, Kepala Desa Huta Rao saat dikonfirmasi media ini.

Lebih lanjut, Hendra juga menjelaskan status kependudukan Wati yang mana didalam surat keterangan dokter yang dikeluarkan pihak RSU Bunda Thamrin bahwa Wati tercatat sebagai warga Dusun XI Desa Perkebunan Aek Tarum, Kecamatan Bandar Pulau.

“Secara administrasi kependudukan memang benar almarhumah merupakan warga Dusun XI Desa Perkebunan Aek Tarum, namun semenjak beberapa bulan terakhir almarhumah menetap dirumah anaknya yang mana anak dari almarhumah tersebut merupakan warga desa kita Desa Huta Rao,” Jelas Hendra.

Sebagai langkah antisipasi, terpisah Kapolsek Bandar Pulau AKP Anggun Andhika Putra, S.I.K, mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak Pemdes Huta Rao dan Muspika Kecamatan Bandar Pulau untuk melakukan penyemprotan disinfektan dilingkungan tempat almarhumah terakhir beristirahat.

“Ya, sebagai langkah antisipasi kita langsung berkoordinasi dengan kepala desa dan Camat untuk dilakukan penyemprotan disinfektan baik dilingkungan tinggal yang bersangkutan maupun lingkungan sekitarnya”. Jelas Kapolsek.

Lebih lanjut, pria lulusan Akpol 2006 itu juga menghimbau kepada seluruh warga untuk tetap tenang, jangan panik, dan tetap beraktifitas dengan mempedomani protokol kesehatan, jaga jarak, rajin cuci tangan, dan kenakan masker karna dengan cara ini kita semunya nya terpus dari tali mata rantai. (Sugianto)

Komentar

Headline