oleh

Judi di Tanjung Morawa Kok Dibiarkan, Warga Pertanyakan Kemana Mata dan Telinga Polisi

TRIBUNPOS DELISERDANG , SUMUT  – Warga Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara sangat kecewa dengan para penegak hukum yang terkesan membiarkan aktivitas judi jenis dindong dan tembak ikan di lingkungan jalan Pahlawan tepatnya di samping showroom sepeda motor.

Judi berkedok gelandang mesin permainan (baca: gelper) itu banyak dikunjungi oleh kalangan anak remaja hingga orang dewasa. Dari keterangan warga sekitar lokasi perjudian yang tidak mau menyebutkan namanya kepada media mengatakan penegak hukum seakan membiarkan perjudian ini.

“Penegak hukum yang ada terkesan tutup mata, katanya aja berantas judi, tangkap pemain judi, jangan biarkan judi merajalela di daerah mu, tapi cuma kata – kata doang, buktinya judi tembak ikan sudah bertahun-tahun ini aman, jauh dari tangan penegak hukum,” ungkapnya, Senin (08/06/20). 

Sebelumnya pernah terjadi keributan di lokasi perjudian tersebut, seorang wanita paruhbaya sambil menggendong anaknya datang bersama awak media mencari suaminya yang sudah beberapa hari tak pulang, sambil merekam dengan kamera HP yang sempat viral di medsos.

“Meski aksi wanita tersebut viral di medsos, tapi tetap juga tidak ditindaklanjuti  penegak hukum Polsek Tanjung Morawa maupun Polres Deli Serdang. Memang sudah kebal hukum atau dilindungi hukum pemilik tempat judi ini,” ucapnya kesal.

Warga berharap kepada Kapoda Sumut dan Kapolri agar menutup judi tembak ikan di wilayah Tanjung Morawa ini, supaya anak – anak tidak terpengaruh dan orang dewasa tidak rusak rumah tangganya.

Kapolsek Tanjung Morawa,  AKP Sawangin saat di konfirmasi awak media melalui pesan singkat Whatsapp  mengatakan tidak mengetahui adanya perjudian itu. “Saya tidak tau kalo ada arena judi di kawasan tersebut” tulisnya melalui akun Whatsapp. Sampai berita ini dipublikasikan belum ada tindakan para penegak hukum. (Red)

Wartawan: Muliono

Editor: Indra Darmawan

Komentar

News Feed