oleh

Hebat Kali Bah, Anggota TNI ini Usir Warga Sambil Membopong Senjata Laras Panjang

TRIBUNPOS DELISERDANG, SUMUT – Warga Dusun III Desa Sidodadi, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara berang atas tindakan onkum TNI yang membawa senjata laras panjang, saat mendatangi dan mengusir warga dari ladang tempat mereka bercocok tanam, Rabu  (10/6/2020) sekira pukul 09.30 Wib.

Berdasarkan keterangan warga yang mengelola lahan, mereka kaget ketika didatangi dua orang aparat TNI yang mengaku dari Kesatuan Batalion 125. Kedua anggota TNI langsung melarang warga untuk tidak menanami di tanah yang selama ini mereka pakai untuk usaha bercocok tanam sambil membopong senjata laras panjang.

Girsang (46) salah satu warga yang mengandalkan lahan tersebut untuk mempertahankan hidup dengan bercocok tanam bertanya kepada dua personil TNI yang menyambangi tersebut.

“Kenapa kami bapak larang nanam sayuran di lahan yang kosong ini, kami pribumi asli, warga desa ini, dan kami adalah anggota kelompok Tani Ikhlas Mandiri. Apa hak bapak melarang kami? kami gak buat onar, juga gak membuat kerusuhan disini, kami cuma menanam sayur – mayur, kami juga gak merusak tanaman – tanaman di sini seperti tanaman sawit,” ucap Girsang.

Pertanyaan Girsang langsung dijawab oleh dua angota TNI yang berpakaian loreng sambil memegang laras panjang. “Kami berhak melarang karena kami petugas dan ditugaskan di lahan ini untuk mengawasi lahan, ini lahan PTPN 2, jadi apapun yang terjadi di lahan ini kami bertangung jawab, karena kami ditugaskan dari pimpinan di daerah ini. Jadi siapapun warga yang bercocok tanam di lahan ini segera tinggalkan, jangan lagi pernah mengangu lahan ini,” ujar 2 aparat TNI.

Salah satu warga saat dikonfirmasi awak media, Tanjung (52) mengatakan “Sudah gak betul ini, kerja TNI yang seharusnya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, kok malah sebaliknya dengan membawa senjata laras panjang sambil mengusik warga, memangnya kami apa? salah kami apa? belum tentu lahan itu milik dia atau milik PTPN 2, kami sebagai masyarakat ingin tahu kejelasan, jangan main arogan dengan membawa senjata. Memang begitu apa kerja TNI? ucapnya kepada awak media.

“Kami sangat berharap kepada Presiden Bapak H. Joko Widodo agar lebih membantu masyarakat kecil, masyarakat yang cuma mengais rezeki dengan bertani, tolong kami pak Presiden, dan kepada Bapak Pangdam I Bukit Barisan agar menindak anggota yang mementingkan pribadinya sendiri dalam bertugas,” harap warga.

Dengan informasi yang didapakan dari warga di lapangan, awak media mencoba mengkonfirmasi salah satu Papam Kebon Limbong lewat pesan Whatsapp tentang kebenaran yang di sampaikan warga, namun yang berkaitan tidak menjawab pesan tersebut, sampai berita ini dipublikasikan. (Red)

Wartawan: Joni

Editor: Indra Darmawan

Komentar

News Feed