oleh

Diduga Pungli, Warga Penerima BLT DD Dirugikan 200 Ribu

TRIBUNPOS DELISERDANG , SUMUT – Saat di temui awak media, warga kota Datar Dusun Enam kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, resah dengan adanya pemotongan 200 ribu dari 600 ribu yang mereka terima dari BLT DD. Padahal dari pernyataan tertulis pun himbauan yang disampaikan oleh pemerintah baik di Media elektronik (TV dan Radio) , media cetak dan online bahkan sosialisasi di tengah masyarakat dana bantuan sosial tidak boleh di potong dengan alasan apapun.


Ibu Fitri warga kota Datar, Dusun Enam, kepada awak media mengungkapkan bahwa dia hanya mendapat uang BLT DD hanya berjumlah Rp.400 ribu. ” Padahal yang harus di terima Rp.600 ribu, jadi kemana sebagian uang itu? ini sangat mengecewan, tidak sesuai dengan ucapan pak Jokowi yang saya tonton di televisi”. Kata Fitri pada awak media, Kamis, 28/05/20.

Sejumlah warga berharap kedepannya tidak ada lagi pemotongan, besaran uang Rp.600 ribu sangat berarti dalam situasi kondisi pandemi dan mematuhi PSBB.

Ditempat yang sama, Sugeng Raharjo alias Kunjung yang terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat BLT DD mengatakan,” uang sejumlah Rp.600 ribu itu.di bagikan lagi ke pak Saleh sebesar Rp.200 ribu, dan uang tersebut di potong lagi sebesar Rp.20 ribu untuk Sekretaris BPD. Untuk apa dan di gunakan apa yang memotong itu adalah orang Sekretaris BPD yang bernama pak Sayraen”.

Dikonfirmasi ketua BPD melalui telpon dan whatsappnya, istri ketua BPD menjawab bahwa suaminya lagi sholat. Dan di telepon lagi waktu yang lain tidak di jawab dan tidak di angkat. Padahal awak media ingin konfirmasi untuk mendapatkan keterangan yang lebih lanjut dan tepat serta akurat supaya tidak ada simpang siur terkait keluhan warga dan hak jawab dia sebagai ketua BPD.

Hinga berita ini dipublikasikan, ketua BPD tidak merespon balik konfirmasi awak media.

Kontributor : Faisal

Komentar

Headline