oleh

Diduga Dishub Deliserdang Main Mata

TRIBUNPOS DELISERDANG , SUMUT – Warga di Jl. Sei Blumai s/d Dalu X, Tg. Morawa, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara resah dan kecewa dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang terkesan tutup mata dan membiarkan aktivitas truck angkutan barang dengan tonase diatas 20 Ton bebas melintas di jalan kabupaten kelas III tanpa ada tindakan dari Dinas Perhubungan. Rabu (17/06/20).

Salah satu warga yang tak ingin disebutkan namanya kepada TribunPos mengatakan,”aktifitas seperti ini sudah berlangsung lama, dahulu sempat pernah di jaga dari pihak Dishub, namun tidak berlangsung lama, habis itu gak nampak lagi petugas Dishubnya.” Katanya.

“Tiga korban sudah melayang akibat terlindas truk Container di jalan tersebut, terakhir bulan lalu warga Telaga Sari yang terlindas truk container, miris, kalau tidak ada tindakan dari pihak terkait, korban pasti ada lagi, di tambah lagi truck itu saat berselisihan, udah lah, panjang macat nya, “tambah warga.

Pemkab Deli Serdang dalam hal ini yang bertanggung jawab dalam penyelenggara jalan Diduga melakukan penyalahgunaan fungsi dan kedudukan selaku abdi Negara, tugas dan fungsi Dinas Perhubungan di jalan tersebut seperi cacat, yang seharusnya telah di amanatkan dalam Undang-Undang kementrian Perhubungan, selaku penyelenggara jalan, Dinas Perhubungan wajib menetapkan kelas jalan, dan menindak angkutan barang yang melintas di jalan yang bukan kelasnya, serta menciptakan jalan yang aman, selamat dan tertib.

Warga berharap Dinas Perhubungan Pemkab Deli Serdang dan pihak terkait melakukan tindakan yakni naikkan kelas jalan dijalan tersebut, dengan melakukan pelebaran jalan, atau menindak angkutan barang yang melintas di jalan tersebut yang tidak sesuai dengan tonase dan jenis kendaraan.

Kadis Perhubungan Pemkab Deli Serdang Jannes Manurung melalui Kabid Lalin S Rumahorbo saat di konfirmasi awak media melalui Via Tlp mengatakan, “di jalan Sei Blumai s/d Dalu X memang benar itu jenis jalan kabupaten yakni jalan kelas III, sumbu terberat yang boleh melintas tidak boleh lebih dari 8 (delapan Ton)”. Katanya.

“Terkait insiden demi insiden yang terjadi baru-baru ini, bahkan vidionya sempat Viral di Medsos, saya selaku kabid lalin dalam waktu dekat ini akan melakukan tindakan di jalan tersebut, yang terlebih dahulu akan saya kordinasikan sama Kadis Perhubungan, berhubung kadis Perhubungan saat ini di tugaskan untuk penanganan Covid-19 di Gugus Tugas pemkab Deli Serdang,” ungkapnya.

“Akan saya sampaikan kepada Kadis Perhubungan dalam hal penertiban di jalan tersebut, mulai dari pemasangan plang kelas jalan, dan menaikkan kelas jalan di jalan tersebut, ” tutupnya.

Wartawan : Mlm

Editor : Indra Darmawan

Komentar

News Feed