oleh

Dambaan Canangkan Kabupaten Digital di Sergai

TRIBUNPOS SERGAI , SUMUT – Calon Wakil Bupati 2021 – 2026 Adlin Tambunan membagikan 10.0000 voucher internet gratis untuk 10 titik di Dusun III Desa Kuala Lama, Pantai Cermin, Selasa (20/10). Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat di masa pandemi yang mengharuskan belajar secara online.

Pegiat dan pengusaha internet di Kabupaten Serdang Bedagai, Hakiki Syahputra Pohan sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan Paslon Bupati dan Wabup Sergai H. Darma Wijaya dan H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST., MSP atas kepeduliannya dalam kebutuhan primer di masa pandemi apalagi di masa sosial distancing yang mengharuskan belajar online, rapat online dan lain-lain.

“ Kami sebagai pegiat internet mempunyai ide untuk bergabung bersama DAMBAAN dan memberikan dedikasi bersama DAMBAAN dan memberikan dedikasi agar menjadikan Serdang Bedagai sebagai Kabupaten yang serba digital,” ujar Hakiki Pohan.

Menurut Hakiki di pandemi saat ini banyak PHK dimana-mana. Lalu anak SMA yang baru tamat Sekolah juga bingung mencari pekerjaan karena tidak ada lowongan pekerjaan.

“Namun dengan adanya internet, bisa membuka pikiran mereka untuk jualan secara online. Bahkan hal yang terkecil itu bisa jualan online di facebook ataupun marketplace lainnya. Jadi disitu lah peluangnya untuk menambah penghasilan,” ujarnya.

Lanjut Hakiki bahwa untuk saat ini internet gratis yang dibagikan itu sebanyak 10.000 voucher di sepuluh titik berbeda. Namun jika memang antusias masyarakat tinggi maka akan ditingkatkan menjadi 20.000 voucher internet gratis.

“Jadi sistemnya setiap satu voucher bisa digunakan selama enam jam, Lalu jika habis enam jam maka bisa minta lagi dan itu semua gratis,” kata Pohan.

Asiah (47) warga desa Kuala Lama mengatakan kegiatan pembagian internet gratis tersebut sangat membantu masyarakat. Asiah mengatakan, ia juga salah seorang pengguna aktif internet dan memiliki dua orang anak yang juga harus belajar online.

“ Ya selama masa pandemi ini, masalah kuota agak berat karena penghasilan berkurang. Padahal saya punya dua orang anak yang harus belajar online dari rumah.Dan saya harus membiayai paket internet mereka ‘ ujar Asiah.

Ia menuturkan biaya paket internet saat ini cukup mahal. Padahal jualan air minum isi ulang dagangannya tidak selaris biasanya.

Wartawan : Budi

Editor         : Liz Chaniago

Komentar

News Feed