oleh

Ranking Kelas di Muara Enim Hidup Tanpa Anus Sejak Lahir

TRIBUNPOS MUARA ENIM, SUMSEL | Anggun Putri (15), siswi berprestasi asal Desa Pajar Bulan, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, hidup tanpa anus sejak lahir.

Sekilas Anggun tampak normal seperti remaja lainnya. Namun, di setiap aktivitas dan hari-harinya, termasuk saat ia bersekolah bahkan bermain, Anggun selalu membawa kateter (selang melalui perutnya) yang sangat mengganggu aktivitasnya. “Setiap hari saya menahan rasa sakit,” keluh Anggun.

Dadam Gusairi (50), ayah Anggun mengatakan bahwa keluarga sudah berupaya untuk mengobati Anggun agar dapat menjadi normal seperti remaja lainnya, bahkan Anggun sudah tiga kali menjalani operasi yang menelan dana cukup besar. Hingga barang-barang berharga miliknya pun sudah habis dijual untuk biaya akomodasi operasi anaknya itu.

Hal tersebut dikarenakan BPJS Kesehatan hanya menanggung biaya pengobatan dan operasi saja, tidak dengan biaya akomodasi seperti keberangkatan hingga penginapan berbulan-bulan. Bahkan saat ini seharusnya Anggun berada di Jakarta untuk menjalani operasi kesekian kalinya, namun keluarga tidak sanggup memberangkatkannya.

“Saat ini (masa pandemi Covid-19), untuk makan saja sudah syukur. Kalau untuk lebih tidak ada lagi. Kami mohon bantuan dermawan atau pemerintah untuk kesembuhan anak kami, ungkap Siti Fatimah (50) yang merupakan ibu Anggun sambil meneteskan air mata.

Berdasarkan informasi tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Muara Enim H. Syachril, mengerahkan pihaknya untuk mendatangi dan melihat kondisi perekonomian keluarga Anggun yang benar dinyatakan keluarga kurang mampu. “Anak tersebut cukup pintar di kelas 2 (VIII) Mts Pajar Bulan, selalu mendapat ranking 1 dan 2,” ujar Syachril.

Syachril pun mengungkapkan bahwa, untuk membantu biaya akomodasi dan kebutuhan Anggun selama menjalani operasi di Jakarta yang memakan waktu kurang lebih selama 2-3 bulan, Baznas Kabupaten Muara Enim akan berkoordinasi dengan Bupati Muara Enim untuk mencari solusi atas kendala yang dialami Anggun, agar Anggun bisa menjalani operasi dalam waktu dekat. “Inshaa Allah dalam minggu ini, kita akan berangkatkan Anggun ke Jakarta untuk jalani operasi kembali. Mudah-mudahan berjalan lancar dan sembuh,” terang Syachril.

Memang sudah selayaknya pemerintah memberi perhatian lebih dan mengupayakan pengobatan bagi masyarakat yang kurang mampu, namun pihak keluarga sangat bersyukur dan berterimakasih atas kesigapan yang dilakukan Baznas Kabupaten Muara Enim dalam membantu memfasilitasi penyaluran donasi biaya pengobatan Anggun.

Baznas Kabupaten Muara Enim membuka donasi bagi masyarakat yang ingin membantu Anggun melalui rekening Bank Sumsel Babel Syariah atas nama Baznas Kabupaten Muara Enim 8070-90-00765. (Red-TP)

 

Editor: Beby Putri Akbar 

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel, dengan judul “Butuh Bantuan Biaya, Ranking Kelas di Muara Enim Ini Sejak Lahir Hidup Tanpa Anus”, https://babe.topbuzz.com/a/6848515296328679937?app_id=1124&gid=6848515296328679937&impr_id=6848818128090188034&language=id&region=id&user_id=6845807387724612609

Komentar

News Feed