oleh

Pengadaan Belanja Baju Veteran 2020 di Empat Lawang Disorot, Ini Pemicunya

Laporan Wartawan Tribunpos, Kurniawan, Empat Lawang, Sumsel

TRIBUNPOS, EMPAT LAWANG | Pengadaan baju veteran dan janda veteran pada Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan disorot.


Pasalnya berdasarkan keterangan narasumber dari salah seorang veteran, Serka (Purn) M. Zen kepada tribunpos.com mengungkapkan, sepengetahuan dirinya, hanya dia dan Basri (veteran lainnya) yang menerima baju veteran yang diberikan pada peringatan Hari Pahlawan tahun lalu.

“Tahun kemaren kami diundang Dinas Sosial dan diberikan baju seragam veteran pada hari Pahlawan. Setau saya, yang menerima baju seragam hanya veteran Kecamatan Tebing Tinggi, yaitu saya dan pak Basri (Desa Terusan Baru), serta 5 orang Janda Veteran yang dapat,” ucap M. Zen.

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Empat Lawang ini menjelaskan, untuk veteran di Empat Lawang sendiri sekarang berjumlah 36 orang dan janda veteran 29 orang.

Pejuang yang pernah ikut sebagai penerjun payung saat operasi pembebasan Irian Barat 1961 itu juga menyampaikan uneg-unegnya yang lain.

Dia mengatakan, kalau selama masa covid-19 ini belum pernah ada bantuan kepada mereka para veteran.

“Kami merasa kurang dihargai di zaman Gubernur pak Herman Deru sekarang ini, berbeda sekali dengan Gubernur pak Alek Noerdin,” kisahnya.

Ia menuturkan perhatian pemerintah sekarang berkurang, dulu sewaktu Gubernur-nya pak Alex Noerdin banyak bantuan untuk para veteran. “Sekarang sudah tidak ada lagi, selain baju satu setel veteran ini,” kilahnya sambil memperlihatkan seragam yang diberikan oleh Dinsos.

Tim wartawan tribunpos.com mencoba menanyakan ke salah satu Kabid di Dinsos Empat Lawang, melalui pesan Whatshappnya. “Itu murni Bantuan Bupati (Tali asih), kami hanya membantu dalam penyaluran. Takut salah nanti kalau menjawab,” terangnya.

Tak puas dengan jawaban Kabid tersebut, awak media langsung mencoba konfirmasi kepada Kepala Dinas Sosial, karena di RUP tertera untuk baju para Veteran dan Janda Veteran di anggarkan senilai Rp140.400.000. Sedang pengadaannya diduga tak sesuai volumenya.

Namun sampai berita ini turunkan, belum ada jawaban dari Kepala Dinas Sosial, Eka Agustina. (Red-TP)

Editor Berita: Pusaka Sandi Herman Timur

Komentar

Headline