oleh

Merawat Kearifan Lokal, Yasinan Sebagai Media Dakwah, Juga Efektif Melestarikan Tali Silaturahmi

TRIBUNPOS PALEMBANG, SUM-SEL –Budaya Taqziah Yasinan yang sering dilakukan setelah seseorang meninggal dunia oleh ahli musibah yang ditinggalkan merupakan budaya turun temurun selain untuk mendokan, yang telah meninggal juga ajang silaturahmi keluarga besar terhadap para tetangga maupun kerabat sekitarnya, demikian dikatakan, Ahmad Fuad usai menghadiri Yasinan hari ke tiga, Ibu Hj. Ainun Suha Binti Abdul Ghoub Ibunda dari Dispriansyah, sahabat Putih Biru A2 85 SMP 19 Palembang di jalan Kasnariansya DIV ilir Timur I Minggu Malam, (31/1/2021).

Hal ini, sangatlah memberikan banyak manfaat nya baik ahli musibah maupun undangan yang hadir, contoh malam ini dikediaman Dispriansya sebagian teman maupun adik kelas semasa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dapat ketemu, jarang bertemu padahal masing-masing ada kesibukan, hari ini saja saya yang dulu lahir di sini baru sekarang dan sangatlah jarang bisa bertemu dengan kerabat di sekitar sini inilah Hikmah nya, apalagi ada yang telah bermukim di luar kota, “kata Puad Alumni Angkatan Satu 84 SMP 19, yang juga sepupuh Dispriansya usai Taqziah Yasinan saat dialog Kepada TRIBUNPOS.


Ditambahkan Fuad, untuk didaerah ini sejak masa kecil acara dilakukan masyarakat, apabila salah satu dari keluarganya meninggal dunia, kegiatan ini merupakan media dakwah yang cukup efektif untuk merangkul atau mengajak masyarakat hadir mengikuti kajian pembacaan Yasin dan Tahlil masyarakat setempat guna menjalin ukhuwah islamiyah dan melestarikan tali silaturrahmi antar warga tetap terjaga, ” terangnya pula.

Masih di tempat sama, Agus mansyah Alumni 85 SMP 19, salah seorang sahabat ahli musibah dari anak almarhum, hadir dalam Taqziah mengatakan, hampir sama kegiatan ini dengan tempat lain yang pernah dia hadarin hanya saja ada yang di langsungakan dengan peringatan dari 3 malam ke 7 malam Taqziah Yasinan ada juga yang langsung ke Malam 40 hingga 100 Hari nya bagi yang mampu, “Hampir sama Kegiatan Taqziah Yasinannya untuk mendo’akan Almarhum serta menghibur pihak keluarga yang ditinggalkan, kali ini teman lamapun bisa ketemu artinya, hikmanya dapat bersilaturahmi, “pungkap Agus.

 

Wartawan : Syaiful Jabrig
Editor : Indra Patriansyah

Komentar

Headline