oleh

Lurah Gunung Ibul Geram, Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

TRIBUNPOS PRABUMULIH , SUMSEL – Permasalahan sampah adalah permasalahan kita bersama. Masalah sampah bukan hanya masalah kotor, tapi juga masalah banjir, penyakit, polusi dan keberlangsungan mahluk hidup. Satu yang berbuat semua terkena dampaknya.

Berkaitan dengan sampah, ada pemandangan dan bau tidak biasa jika kita melintasi Jalan Lingkar Timur Prabumulih, tepatnya di dekat Jembatan tak Jauh dari Citimall Kota Prabumulih.
Hal itu disebabkan lantaran ada gundukan sampah atau Tempat Pembungan Sampah (TPS) ilegal dibahu jalan, yang dengan sengaja dijadikan oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab sebagai tempat membuang sampah.

Disambangi Wartawan  TRIBUNPOS.COM , Jumat (2/10/2020) usai membersihkan sampah tersebut Lurah Gunung Ibul Sarutama, SE beserta perangkat Kelurahan, mengatakan ada sekitar 1 Dum Truck sampah yang berhasil diangkut. Dibantu armada dari Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Prabumulih. Sampah tersebut terdiri dari berbagai macam sampah anorganik seperti bekas kantong kresek, Cup Minuman, dan lainnya.

Lebih lanjut ia menghimbau dengan keras kepada masyarakat khusunya diwilayah kerjanya Kelurahan Gunung Ibul untuk tidak membuang sampah sembarangan padahal kita disetiap RT/RW ada Petugas Motor Sampah.

“Himbauannya setiap warga diminta kesadaranyo bahwa masalah sampah ini sangat urgent bagi Kota Prabumulih dimana tidak boleh buang sampah sembarangan dan disetiap RT/RW ini ada motor sampah, kan masak ini pasti ada yang tidak mau berlangganan, jadi laju buang sampah sembarangan, kesadaran wargalah agar mau diajak peduli dengan sampah, ” ujar Sarutama, SE .

Selanjutnya ia menjelaskan jika warga tak mampu berlangganan dengan Petugas Motor Sampah, warga bisa mengatasinya sendiri atau dibuang pada TPS resmi tidak dengan membuang sampah sembarangan seperti ini.

Lebih lanjut ia menegaskan jika masyarakat mendapati atau melihat TPS-TPS ilegal di wilayah kerjanya Kelurahan Gunung Ibul, silahkan laporkan pihaknya terbuka menerima aspirasi masyarakat.

Terpisah salah satu warga Nurhayati (51) yang berada tak jauh dari TPS Ilegal menjelaskan sebetulnya TPS Ilegal tersebut sudah diberi tali pembatas namun tetap saja membuang sampah disana.

“Pembatas itu sudah dipasang biar wong dak buang tapi masih bae buang,” ucapnya (22/09/20).

Wartawan : Aries Prandiko

Editor         : Indra Darmawan

Komentar

News Feed