oleh

Kata Erik 100 Ribu Saja Susah..!!!

PALEMBANG – ” Karena dampak Corona 19 sepi, biasanya ramai, apalagi hujan penghujung tahun sepi”. Itu, awal pembicaraan dengan Jima (20) pelayan Warung Baso dan Mie Ayam Cipta Roso di jalan. Sai Husin ujung landasan Pangkalan Airport Talang Betutu (Sultan Mahmud Badaruddin/SMB) Palembang kepada TRIBUNPOS.COM saat singgah Minggu sore (27/9/2020).

” Biasanya sampai kami pun kewalahan melayani pelanggan mampir, parkirpun numpuk di depan, pokoknya rame kalau liburan, kini harapan itu sudah tidak lagi seperti sebelum Covid 19, “ungkap Jima.

Di tempat yang sama Erik (50) warga yang mengaku asal Muba, tinggal di Rt 19 Rw 05 kelurahan Lorok Pakjo IB I Palembang ini, mengatakan Kepada TRIBUNPOS.COM , membenarkan kalau sebelum Corona 19 orang berkunjung sepi, karena takut dan waspada Virus.

” Dahulu kisaran penghasilan mencapai 300 ribu rupiah/hari bisa dibawa pulang, kini mengharapkan 100 ribu rupiah saja sulit, “Anjlok jauh pendapatan apalagi pengunjung takut keluar rumah karena Covid 19, ditambah hujan pusing, ” kata Erik pedagang telur gulung.

Ditambahkanya selama dirinya Tiga tahun berjualan disini aman berbeda kalau di kota apalagi tidak ada lahan tempat menjajakan dagangan, ” Sulit kalau di kota sering di uber oknum Satpol PP, dikota banyak makanan disini makan cukup apa adanya yg penting enak, ” kata Erik setiap hari mangkal dari pukul 09.00 WIB.

Disinggung adanya, bantuan lunak dari Pemerintah bagi pelaku Usaha mikro kecil menengah (UMKM), Erik hanya menjawab, “Nah dak terti yung aku, kalu ade dana untuk kami di enjuk oleh pemerintah, lah jelas kami pun masuk dampak covid, (Nah, tidak mengerti kak aku, kalau ada dana untuk kami diberi pemerintah, sudah jelas kami berdampak Covid 19 -red bahasa Muba), ” pungkas Erik memiliki 5 anak ini.

Sepasang muda yang baru menikah mengakui, Roni (23) dan lina (19). mengaku, warga Sekip Palembang, sering datang kelokasi ini mengisi waktu luang refresing sore, ” mengasikkan melihat turun naiknya pesawat take off dari bandar udara Sultan Mahmmud Badaruddin II (SMB lI) walau dari balik pembatas pagar beton,” senyumnya sambil berbelanja jajanan.

Wartawan : ITE/Syaiful Jabrig

Editor         : Liz Chaniago

Komentar

News Feed