oleh

Jamban Bugil Bawa Nito Mahpilindo Ke Ruangan Intelijen Kejari

TRIBUNPOS MUSIRAWAS , SUMSEL – Beredarnya berita mengenai jamban yang tidak berdinding hingga banyak di sebutkan Jamban Bugil yang ada di media-media online beberapa waktu yang lalu berdampak pemanggilan terhadap Kadis Perkim Musirawas.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, Nito Mahpilindo ke ruangan Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Jumat (17/07/20).


Dalam keterangannya, Nito Mahpilindo saat diwawancara media ini usai menjalani pemeriksaan mengatakan pemeriksaan dirinya terkait adanya laporan. “Tidak ada hanya informasi keterangan saja, tidak cuma informasi saja ,”katanya terburu-buru.

Berdasarkan informasi, Kadis Perkim Mura ini diperiksa terkait proyek Pembangunan Jamban tanpa ada pemasangan bilik (Jamban Telanjang) yang berjumlah sekitar 50 unit yang tersebar di Kelurahan P2, Kecamatan Purwodadi. Adapun biaya pembuatan jamban satu (1) unit menelan dana sekitar Rp.8,6 juta.

Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun anggaran 2019, bahwa pembuatan jamban yang tersebar dibeberapa Kecamatan Musi Rawas nilai dana keseluruhan mencapai kisaran Rp.5,2 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) serta dari Dana Alokasi Khusus atau DAK – Afirmasi dan Reguler tahun 2019.

Total APBD tahun 2019, sekitar Rp.915 juta, yang tercatat dalam Kegiatan pembangunan tangki septik skala individual perdesaan, sedangkan mekanisme dilaksanakan melalui pihak Rekanan dibagi menjadi (4) Kegiatan dalam proses tender dengan masing-masing dana sekitar Rp.288 juta.

Sementara itu dari biaya DAK – Afirmasi dengan Dana sekitar Rp 2,7 milyar, pada Kegiatan penyediaan sarana dan prasarana air limbah dosmetik, melalui Swakelola. Sedangkan, biaya DAK- Reguler nilai dana sekitar Rp.1,6 miliar, pada Pekerjaan pembangunan tangki septik, dengan pelaksanaanya melalui Swakelola.

Wartawan : Andika Saputra

Editor        : Indra Darmawan

Komentar

Headline