oleh

Farmi : Kami Mau Jawab Apa???

TRIBUNPOS MUSIRAWAS , SUMSEL – Belum lama ini Forum Masyarakatan Mura Sempurna Kabupaten Musi Rawas, mengajukan surat kepada ketua tim gugus penanganan covid 19 Kabupaten Musi $awas untuk penarikan data (KTP+KK) Masyarakat yang mengajukan sembako kepada tim gugus tugas covid 19 Kabupaten Musi Rawas.

Sebanyak 1024 KTP dan KK yang melalui FKMS beberapa bulan yang lalu, namun sampai saat ini tak ada kejelasan dari pihak yang terkait ataupun konfirmasi kepada FKMS.


Menyikapi hal ini, Farmi Effendi, Ketua FKMS menjelaskan saat di bincangi di ruag kerjanya Rabu (7/10/2020) TIM dari FKMS mempertanyakan tentang pengajuan masyarakat melalui FKMS tentang bantuan sembako, karena data- data tersebut sempat ingin di tarik oleh pihaknya namun tidak di berikan oleh pihak yang terkait dengan alasan nanti kami verifikasi diduga ada unsur pemanfaatan data usulan FKMS tetang pengajuan sembako beberapa bulan yang lalu melalui FKMS.

” Kami sangat kecewa, karena pengajuan yang kami ajukan untuk masyarakat yang benar-benar belum mendapatkan bantuan-bantuan sembako selama pandemi Covid 19 ini yang berujung tak ada kejelasan apapun,” kata dia.

Lanjutnya ” Sementara itu data-data yang terkumpul 1524 KK kemudian yang sudah di previkasi itu sekitar 1400 lebih ada itu murni dari FKMS dan semua itu terbagi dari 8 kecamatan”.

“Seharusnya pihak yang terkait dapat menjelaskan kepada kami mengenai real data tersebut dari mana, apa data yang di bagikan pada tahab ke-4 ini yang di serahkan kepada setiap kecamatan itu data dari mana, apa dari Kades apa dari pihak mana biar data yang kami kumpulkan tersebut tidak menjadi dampak ke pihak FKMS,” kata dia lagi.

Seperti pada hari ini, Rabu,7 Oktober 2020 ini pihak yang terkait memberikan bantuan sembako kepada beberapa kecamatan, dimana kecamatan yang di bagi tersebut adalah kecamatan yang sama yang data yang kami ajukan beberapa waktu yang lalu. Di duga pihak terkait memanfaatkan data yang telah diusulkan melalui FKMS, karena mereka tidak pernah menjelaskan kepada kami mengenai data-data tersebut kepada kami. Ya secara tidak langsung kami yang berkerja keras mengajukan data- data tersebut, pihak yang terkait membagikan dan menggunakan data tersebut,” tuturnya.

” Sekarang kami dari pihak FKMS di pertanyakan oleh masyarakat karena mereka tau dengan pihak FKMS yang mengumpulkan data- data tersebut langsung kepada masyarakat, sedangkan kami mau jawab apa dengan masyarakat kalau hanya di permainkan tanpa kejelasan yang pasti dari pihak yang terkait,” tutupnya sembari kecewa

Wartawan : Andika Saputra

Editor         : Liz Chaniago

Komentar

News Feed