oleh

Andi Leo : Masyarakat Tau Kok , Siapa Yang Kanak – kanak!!!

TRIBUNPOS PALEMBANG – Menanggapi statement ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang dipublikasikan di salah satu media online, Koordinator Aksi yang juga Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Ogan Komering Ilir (IMOKI), Andi Leo memberikan pernyataan. Rabu (29/07/20).

Ditanya terkait statement Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Abdiyanto FIkri, SH., MH, di salah satu media,”sangat saya hormati pernyataan beliau, itu hak beliau membela dan menjaga nama baik lembaga yang dipimpinnya. Namun, ya lucu saja!!!,” kata Andi sambil tersenyum setelah membaca pernyataan Ketua DPRD Kabupaten OKI yang dipublikasikan salah satu media online.


Jauh sebelum aksi tersebut dimulai, kami sudah melakukan persiapan dalam segala hal tak terkecuali surat pemberitahuan.

“Saya selaku kordinator aksi bisa membuktikan bahwa kami sudah melakukan birokrasi secara benar, memasukkan surat pemberitahuan ke Kapolresta Kabupaten Ogan Komering Ilir Cq, Kasat intelkam yang kita tau bersama di dalam surat pemberitahuan itu akan tertuang maksud tujuan dan lokasi yang akan di tuju. Kalau seandainya Aksi Kami ilegal, sudah dari titik kumpul Massa sejak pagi sudah dibubarkan oleh Aparat Kepolisian,” tegas Andi.

Masih kata Andi,”Selebih dari situ, itu sudah Tupoksi Kepolisian untuk memberitahukan ke titik yang di tuju serta menyiapkan pengawalan kepada massa aksi dan saya yakin Polisi sangat profesional dalam hal ini. Terbukti dengan sudah siap siaganya personil dari pihak Kepolisian, pihak Sat Pol PP serta pihak Damkar untuk mengawal aksi dan mengatur rute longmarch pada hari tersebut,” urainya pada wartawan media ini. Rabu (29/07/20) siang, saat dibincangi di kantor berita TRIBUNPOS .

Menurut Andi, jika kami di angap kanak-kanak karena menyegel kantor DPRD OKI, ya tak apa-apalah. Jika kita paham sesungguhnya itu hal yang biasa dalam parlemen jalanan tak ada yang harus di besar-besarkan sesungguhnya itu belum seberapa.

“Yang penting kawan-kawan aksi dibawah komando saya tetap kondusif dan menyampaikan dengan baik aspirasi yang mereka sampaikan dan menjadi masyarakat yang terhormat di dalam perjuangan.

Perjuangan baru di mulai dan mari kita doakan bersama agar oknum pimpinan pemerintahan tergugah hatinya untuk bergerak membantu kita masyarakatnya, menyelesaikan kemelut permasalahan yang ada saat ini,” kata Andi menambahkan.

“Biasanya yang namanya pemimpin itu pasti orang terhormat,  saya sangat yakin betul Ketua Dewan kita orang yang terhormat, beliau pasti akan turun menemui rakyatnya meski kemarin beliau dan jajaran sedang dinas luar. Percayala pemimpin itu tidak ada yang buruk, yang ada hanyalah kurang baik  dan semoga pemimpin kita adalah orang-orang yang baik. Aamiin,” tandasnya.

Lebih luas dijabarkan Andi, sesungguhnya aksi adalah bentuk selebrasi untuk menyampaikan aspirasi di muka umum,  yang terpenting adalah subtansi dari maksud dan tujuan aksi tersebut. Kita tau bersama, saat ini masih banyak jalan-jalan rusak yang belum di perbaiki. Masih banyaknya sengketa lahan reforma agraria, buruh yang di PHK, PT raksasa yang kurang kontribusi kepada kesejahteraan masyarakat, tidak adanya kepedulian pemerintah terhadap mahasiswa dan permasalahan yang lainnya di Kabupaten OKI ini.

“Panjang Umur Pergerakan, Panjang Umur Perlawanan, Panjang Umur Kasih Sayang, Hidup Mahasiswa, Hidup Rakyat Indonesia, Hidup Perempuan Indonesia, Hidup Buruh, Hidup Petani !!!”.

“Luasnya cakupan Kabupaten harusnya menjadi keunggulan, bukan dijadikan alasan sehingga menjadi kelemahan.  Berjuanglah para pemimpin, tanggung jawab kalian berat baik di dunia pun akhirat, harapan masyarakat ada pada kebijakan kalian,” tutupnya.

Wartawan : Syaiful Jabrig

Editor         : Indra Darmawan

Komentar

Headline