oleh

3 Kasus PR Kejari Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU , SUMSEL –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau menetapkan tiga kasus dugaan korupsi ditingkatkan proses penyidikan diantaranya, Kasus Lelang Jabatan Kabupaten Muratara, Kasus SPJ Fiktif dan Tanda Tangan Palsu RSUD Rupit Muratara dan Kasus Pungutan Penguatan Kepsek Disdik Musi Rawas.Rabu (22/7).

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Kejaksaan negeri Lubuklinggau Willy Ade Chaidir melalui Kasi Intel, Aan Tomo bahwa saat ini sudah ada tiga perkara yang ditingkatkan dari Lidik menjadi penyelidikan saat ini sudah ada tiga yakni Lelang jabatan, SPJ fiktif di Kabupaten Muratara dan satu Kabupaten Musi Rawas yakni perkara penguatan Kepala sekolah.


“ini menjadi PR dan kerja ekstra kami untuk mengungkap laporan yang diduga menyimpang dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun, dalam waktu dekat ini Kejari Lubuklinggau bakal menetapkan tersangka,” ungkap Aan .

Sementara itu tepisah , Muhammad Ikbal selaku Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) menerangkan, terkait kasus yang telah berada ditahapan penyidikan ini, beberapa saksi yang berkaitan telah diperiksa dan dimintai keterangannya

“Sekitar 10 orang saksi yang telah dimintai keterangan nya, dan saat ini kasus RSUD Rupit sudah ditahapan penyidikan tinggal menunggu hasil dari BPKP Sumatera Selatan apakah ada akan ada tersangka ,”ujar Ikbal kepada wartawan.

Wartawan :  Andika Saputra

Editor        : Indra Darmawan

Komentar

Headline