oleh

15 Pegawai Pensiunan PDAM Kota Lubuklinggau Diduga Gajinya Belum di Bayar

TRIBUNPOS LUBUKLINGGAU , SUMSEL – 05 April 2020 beberapa Pegawai PDAM yang sudah pensiun memberikan surat permohonan bantuan dan untuk pembayaran tunggakan perusahaan terhadap hak pensiun karyawan kepada ketua DPRD kota Lubuklinggau, “tentang 15 orang pensiunan dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2020” yang sampai saat ini belum menerima haknya.

Kemudian pada 2018, 3 orang yang sudah meninggal dunia maupun ahli waris sampai saat ini belum juga menerima hak pensiun dikarenakan belum di bayar dana ke dana pensiun bersama )erusahaan Air Minum Seluruh Indonesia sebesar Rp 2.186.227.180,- karena itu pihak dari yang pensiun mengajukan surat permohonan ke ketua DPRD kota Lubuklinggau agar dapat di masukan ke dalam anggaran APBD perubahan.

Adapun tembusan surat tersebut ke Walikota Lubuklinggau, ketua dewan pengawas PDAM, TBS Kota lubulinggau, kemudian Direktur PDAM Kota Lubuklinggau dan Arsip.

Namun hal ini tetap menjadi pertanyaan besar bagi 15 pensiunan tersebut baik dari tahun 2018 maupun yang di tahun 2020 ini belum juga ada juga kejelasan yang pasti untuk hak mereka, diantaranya 3 yang sudah meninggal itupun belum ada yang di bayar.

Berdasarkan narasumber yang di percaya yang berinisial UA dan MI, saat di bincangi pada Minggu malam Senin (27/09/2020) menurutnya ” seharusnya pensiunan kami diberikan, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan dari pihak PDAM kota Lubuklinggau kapan akan membayar hak kami,” kata dia.

Lanjutnya “Padahal ini sudah kami ajukan kepada pihak DPRD Kota Lubuklinggau ,Wali kota Lubuklinggau bahkan ada surat yang sudah di posisikan oleh Walikota tapi hingga saat ini kami hanya menunggu dan menunggu, dan 15 orang ini bukan hanya pada tahun 2020 ini tapi dari tahun 2018 lalu”.

Hampir senada yang di jelaskan oleh narasumber yang juga karyawan pensiunan PDAM bahwa memang belum ada pembayaran dari pihak PDAM kota Lubuklinggau sampai saat ini.

” Padahal pada tanggal 13 Januari 2020 lalu sudah di rapatkan di ruang Komisi III DPRD kota Lubuklinggau, tapi entah mengapa sampai saat ini belum juga ada kejelasan dari pihak PDAM kota Lubuklinggau,” ungkap mereka dengan mengeluh.

Terpisah, Senin (28/9/ 2020 ) ketua DPRD kota Lubuklinggau, Rodi Wijaya melalui H Taufik Siswanto, Komisi III, membenarkan bahwa belum lama ini memang sudah mengundang pihak PDAM kota Lubuklinggau dan melakukan rapat koordinasi terhadap PDAM.

” Oh ya, sudah ditindaklanjuti untuk rapat koordinasi dengan PDAM, kemudian kalau PDAM tidak ada dana khusus untuk membayar gaji para pensiun tapi akan di koordinasikan ke Pemkot karena PDAM adalah BUMD. Intinya masih dalam tahap penyelesaian dan di carikan solusi,” katanya singkat.

Sementara itu, saat ingin konfirmasi Direktur PDAM kota Lubuklinggau, Ratna Mahmud, melalui Whatsapp dan Messengger, namun sampai saat ini belum ada jawaban apapun hingga berita ini dipublikasikan.

Wartawan : Andika Saputra

Editor        : Liz Chaniago

Komentar

News Feed