oleh

Massa Tenang, 7 Mobil Terjaring Razia Bawaslu Kota Cilegon

CILEGON, Tribunpos.com | Memasuki massa tenang kampanye pada Pemilu 2019, penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) terus dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon. Termasuk juga memantau keberadaan APK yang masih terpasang di kendaraan bermotor.

“Karena itukan benda bergerak, melacaknya susah. Tapi kami sudah melakukan razia dua kali terhadap APK yang tertempel di mobil. APK di 7 mobil sudah kami copot, razia pertama di Stadion Krakatau Steel dan kedua di Bona,” kata Staff Divisi Penindakan Bawaslu Kota Cilegon, Hamzah, saat ditemui Tribunpos.com di kantornya, Senin, (15/04/2019).

Dikatakan Hamzah, pihak Bawaslu sampai dengan Panwaslu tingkat Kecamatan se- Kota Cilegon sudah memaksimalkan untuk menurunkan APK di massa tenang ini.

Bahkan sampai hari ini, lanjut Hamzah, pihaknya (Bawaslu Kota Cilegon) masih melakukan peneritban APK yang masih tercecer di sepanjang jalan.

“Mudah – mudahan APK bisa steril pada hari ini, karena banyak banget APK maupun Bahan Kampanye (BK) di Kota Cilegon, di rumah relawan ataupun Caleg sendiri tidak boleh ada APK,” lanjutnya.

Pada massa tenang yang terhitung dari tanggal 14 April lalu, Bawaslu terus menghimbau agar tidak melakukan aktifitas kampanye langsung.

“Kalau masih ada yang melakukan kampanye pada massa tenang, itu masuk dalam hukum pidana Pemilu dan otomatis dicoret dari pencalonan,” ungkapnya.

Bawaslu juga sudah menyurati ke semua partai politik agar tidak melakukan kegiatan kampanye dalam bentuk apapun pada massa tenang sekarang.

“Jika masyarakat masih melihat APK yang terpasang, langsung saja hubungi Bawaslu Kota Cilegon,” pungkasnya. (**)

Wartawan: Yoman
Editor: Sandi Pusaka Herman


Komentar

News Feed