oleh

Sriwijaya Shooting Club Wadah Menjaring Atlit Menebak

-Palembang-231 views

TRIBUNPOS PALEMBANG – Sriwijaya Shooting Club (SSC) latihan menembak Bersama Wanhat (Dewan Penasehat) Perbakin Provinsi Sumatera Selatan, Bang Anto Bambang Utoyo di lapangan Yonif Raider 200/BN Gandus Palembang Sabtu, (29/8/2020)

Latihan kali ini merupakan tatap muka silaturahmi sesama anggota yang tergabung dalam SSC setelah sekian lama hanya berkomunikasi lewat Whats App group (WAG), selain itu latihan hanya menggunakan Senjata Shotgun, “Hari ini kami perkerkenalkan kepada anggota club, hari ini kita menggunakan senjata api standar TNI,” jelas Ketua SSC Jokowinarto, SH.


Silaturahmi bagi yang dapat menyempatkan waktu. Kebetulan hari ini lewat usulan anggota mendadak dari jumlah ribuan anggota terdaptar di SSC yang dapat menyempatkan waktu, “Kedepan latihan akan dirutin dan dijadwal guna mencari menjaring bibit-bibit muda sebagai Atlit di Cabang Olah raga menebak,”. Tutur Joko yang juga pengurus Perbakin Kota Palembang, bidang Hukum dan Disiplin (Menhan)

Sebelum memasuki, area lapangan seluruh di Yonif Raide 200/BN seluruh peserta diperiksa suhu sesuai dengan protokol kesehatan, menggunakan Masker serta mewajibkan sering mencuci tangan sebagai arahan.

Begitupun, ketika tiba dilapangan disambut Komandan latihan, Lettu Inf. Norman R.D.P. dan Anggota Yonif Raider 200/BN lainnya, sambil mengarakan kepada seluruh peserta latih anggota SSC.

Senjata kali ini yang dipakai latihan, Standar SNI Produk Pindad buatan Indonesia. “Kita gunakan asli senjata Pindad buatan Indoneaia Jenis senjata SS2V4. Keunggulan, Akuarasi lebih tepat, lebih bagus dibanding senjata yg sering di gunakan selama ini. dahulu kita sering menggunakan SS 1 R5. Namun, kali ini, senjatanya, Lebih Akurat titik bidik selalu mengarah tepat pada sasaran, dan hentakan juga biasa tidak terlalu kencang, yang jelas lebih unggul dan kini sering dipakai dalam setiap pertandingan,”pungkas lettu Norman sambil di peragakan senapang SS2V4 oleh Serda Tarmizi.

Wartawan : Syaiful Jabrig

Editor         : Indra Darmawan

Komentar

News Feed