oleh

Yudi Arian Komarullah : Desa Adalah Sumber Kekuatan Ekonomi, Jalan Desa Harus Permanen

TRIBUNPOS OKI , SUMSEL ꟷ Banjir yang menggenangi di jalan penghubung antara Desa, yakni Desa Kayu Ara – Petaling, Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir, tampak terlihat seperti aliran anak sungai. Hal tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan bahu kiri dan kanan jalan tidak memiliki drainase.

“Dari pantauan awak media, Jalan Penghubung Desa Kayu Ara – Petaling, Kecamatan Tulung Selapan, air telah mencapai badan tengah jalan. Beberapa pengguna jalan yang melintas harus berhati-hati, bagi pengendara motor harus menuntun kendaraannya karena terendam banjir. Dan selain permukaan jalan bergelombang, kondisi jalan pun licin karena badan jalan masih berbentuk tanah merah, belum di aspal.

Menanggapi viralnya postingan beberapa pengguna facebook dan media online, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Yudi Arian Komarullah mengatakan bahwa keluhan beberapa warga yang disampaikan melalui akun facebook itu hal yang sangat wajar dan itu fakta yang terjadi di lapangan.

“Jalan ini sudah tak layak lagi, harusnya sudah di cor seperti jalan penghubung di Desa-desa di Kabupaten tetangga, kabupaten Mesuji Lampung. Malu-lah, Kabupaten Mesuji kan baru berusia 12 tahun, tapi pemerintahnya memikirkan dan berbuat bahwa akses jalan itu sangat utama dalam menunjang aktifitas dan roda perekonomian warganya,” ujar Yudi saat disambangi di kediamannya, Jumat (8/1/21) malam.

Warga mengeluhkan lambannya proses penanganan banjir, karena yang di khawatirkan warga dampak dari banjir tersebut dapat menyebakan musibah bagi pengguna jalan dan menimbulkan wabah penyakit.

“Ketika hujan turun, air tidak bisa mengalir bahu kiri dan kanan jalan tidak memiliki drainase. Ya, jadinya air tumpah ruah menggenangi dan menutupi jalan dan meluap ke segala arah. Hal ini ke depan kalau bisa tidak boleh lagi terjadi, jalan itu sangat primer bagi warga dalam aktifitas keseharian mereka, apalagi Kabupaten OKI yang kita cintai memiliki visi misi “MEMBANGUN OKI DARI DESA”, urai Yudi menegaskan.

“Jika dibiarkan kondisi tersebut akan membuat infrastruktur jalan rusak lebih parah lagi. Untuk itu, Yudi berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, mulai dari Normalisasi badan jalan hingga pembuatan drainase yang permanen.

”Kalau jalan rusak hanya ditambah tanah merah, ya percuma. Mestinya jalan harus dibuat permanen dan memiliki drainase, agar ketika di musim penghujan,air tidak merambah ke badan jala. Kasihan bagi ibu-ibu dan anak-anak saat melintasi jalan itu. Insya Allah hal ini akan saya musyawarahkan dengan kawan-kawan di kantor dan selanjutnya akan kita sampaikan ke pihak Eksekutif agar segera di agendakan di anggarkan,” tutupnya. (Red-TP)

Wartawan : Ferry Lesmana
Editor       : Indra Patriansyah

Komentar

News Feed