oleh

Teluk Prepat Bakal Jadi Wisata Andalan di Ogan Ilir, Gantikan Kampung Warna Warni

TRIBUNPOS, OGAN ILIR | Kabupaten Ogan Ilir bakal memiliki destinasi wisata baru lagi. Kalau sebelumnya sudah lebih dahulu ada ‘Kampung Warna Warni’ di Desa Burai, kini bakal hadir ‘Wisata Alam Teluk Prepat’ di Desa Tanjung Pinang II, Kecamatan Tanjung Batu, Sumatera Selatan.

Teluk Prepat di Desa Tanjung Pinang II ini terbilang sangat unik. Karena posisi teluk membentang di sepanjang semenanjung danau alami desa. Oleh karena itu, pemerintah desa setempat sedang berusaha mengembangkan Teluk Prepat menjadi obyek wisata andalan di Kabupaten Ogan Ilir.

Kepala Desa Tanjung Pinang II, Asmawi, mengatakan beberapa cara bakal dilakukan untuk menjadikan Teluk Prepat sebagai tempat yang menarik minat para wisatawan lokal maupun luar.

“Teluk Prepat mulai kami lirik untuk dikembangkan sebagai potensi wisata teluk yang cukup menjanjikan,” ujarnya.

Saat ini kawasan tersebut sedang dipersiapkan oleh pemerintah desa setempat untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata ternama di Ogan Ilir.

Dikatakan Asmawi sang inisiator gagasan brilian itu, selain terdapat danau buatan, di sekitar kawasan itu akan dibangun insfrastruktur jalan untuk kendaraan sebagai akses menuju lokasi. Bahkan di lokasi yang sama akan dirancang areal pertanian modern hidroponik yang ramah lingkungan.

“Nanti akan dibangun kanal besar yang langsung menghubungkan jalan utama ke lokasi wisata Teluk Prepat. Di sepanjang kanal akan dibuat fasilitas pejalan kaki dan area jogging pada sisi kiri dan kanannya,” ujar pria yang juga sebagai Ketua Yayasan Kemanusiaan “Ar-Rahman” itu kepada tribunpos.com, Kamis (17/09/20).

Ia mengatakan, wisata yang dikembangkan di Teluk Prepat nanti, akan dibangun berbagai jenis hiburan dengan banyak pilihan fasilitas yang menarik. Sebut saja mulai dari wisata air, wisata kuliner, wisata hiburan musik, wisata oleh-oleh, wisata mancing, wisata olahraga dan wisata kebun.

“Fasilitas wisata yang dikelola di lokasi itu dipastikan akan memberikan hiburan tersendiri bagi warga Ogan Ilir yang selama ini haus hiburan rekreasi,” katanya.

Tidak sampai di situ saja, pemerintah desa juga akan membangun fasilitas khusus bagi para pelaku usaha untuk menjual produk lokal seperti hasil kerajinan tenun songket dan pandai besi. Bukan sampai disitu saja, wisatawan bisa langsung melihat para pengrajin tenun songket dan pandai besi memproduksi hasil kerajinannya.

“Pokoknya ini tidak ada di tempat lain,” tambahnya.

Untuk menopang promosi Wisata Teluk Prepat agar dikenal luas dan menyedot wisatawan lokal maupun wisatawan domestik, pihak desa memanfaatkan jejaring sosial melalui Website Desa yang dikelolah oleh Karang Taruna desa.

“Intinya kami ingin membangun kawasan wisata yang memiliki konsep ‘Desa Suasana Kota”. Desanya dapat, kotanya pun dapat,” ucap Asmawi optimis.

Asmawi berharap kawasan ini nanti mampu menjadi magnet bagi para pengunjung yang bukan semata menikmati keindahan alamnya saja, tetapi bisa meningkatkan animo mereka untuk membeli produk andalan desanya.

“Do’akan kami, InsyaAlloh ‘Wisata Alam Teluk Prepat’ bisa mulai dikerjakan pada anggaran tahun 2021,” pungkasnya. (***)

Penulis: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

News Feed