oleh

Tegas! Camat Pendopo Kabupaten Empat Lawang Sumsel Membubarkan Kontes Waria di Desa Nanjungan

Liputan Wartawan : Kurniawan, Tribun Pos Empat Lawang, Sumsel

TRIBUN POS, EMPAT LAWANG | Tindakan tegas dilakukan Saprodin Joli Camat Pendopo Kabupaten Empat Lawang Sumsel, saat mengetahui ada warga melangsungkan hajatan tidak mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) bersama Forkofimcam bergerak cepat dengan mendatangi Desa Nanjungan Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang.


Sesuai dengan Surat Edaran Bupati nomor 360/254/SE/BPBD/2020 tentang acara hajatan dimulai Pukul 08.00 s/d 13.00 WIB, dan Imendagri Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 ditingkat Desa dan Kelurahan.

Menindak lanjuti hasil rapat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Jum’at, (23/07/202) seluruh Forkofimcam, KUA, PKM serta Forum Kepala Desa melakukan rapat di kantor Kecamatan Pendopo pada sekitar pukul 14.00 WIB dihari yang sama guna membentuk PPKM Mikro Kecamatan.

Namun ditengah rapat masuk laporan bahwa di Desa Nanjungan masih berlangsung acara musik padahal sudah pukul 15.00 WIB sehingga Camat dan Forkofimcam turun guna mengecek laporan tersebut.

Dan benar, dilokasi tampak masyarakat berjubel (berdesakan-desakan) sedang menontot kontes Waria yang diadakan oleh salah satu warga sehingga dilakukan upaya persuasif dan humanis untuk membubarkan acara tersebut.

Sapardina Joli Camat Pendopo Kabupaten Empat Lawang dalam pidatonya di video yang beredar menghimbau agar masyarakat membubarkan diri karena saat ini Kabupaten Empat Lawang masuk zona oren.

“Munggkin kalian yang muda-muda imunnya kuat tapi apa kalian tidak kasihan nanti jika pulang ketemu keluarga, ayah, ibu yang imunnya tidak sekuat kalian akan terpapar covid-19,” saat berupaya membubarkan acara yang berlangsung.

“Dengan kerendahan hati kami harap para muda-mudi untuk membubarkan diri, saat ini kabuptaen kita sudah masuk zona oren dan sesuai Surat Edaran Bupati Empat Lawang persedakahan sampai pukul 13.00 WIB sedangkan ini sudah pukul 15.30 WIB, untuk kepentingan kesehatan bersama saya harap masyarakat segera membubarkan diri,” Himbau mantan Camat Muara Pinang dihadapan ratusan masyarakat yang menontot acara kontes waria tersebut.

Dengan sedikit mediasi, akhirnya penyelenggara acara hajatan pernikahan plus kontes waria tersebut bersedia membubarkan acara tersebut dengan damai. (red)

Wartawan : Kurniawan
Editor : Putri

Komentar

Headline