oleh

‘Team Beguyur Bae ‘ Polrestabes Palembang Berhasil Lumpuhkan DPO Pencurian Sepeda Motor

Laporan Wartawan : Hendra, Tribun Pos Palembang, Sumsel

TRIBUN POS, PALEMBANG I Buronan kasus pencurian sepeda motor kini berhasil diringkus Opsnal unit Ranmor Polrestabes Palembang yang berjuluk  “Team Beguyur Bae”.


Team Beguyur Bae, berhasil mengamankan dan melumpuhkan pelaku Andreansyah (25) yang merupakan warga Semendawai 3 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Kota Palembang. Pelaku berhasil di ringkus di rumahnya pada Rabu (21/7) pukul 20.25 WIB.

Saat hendak diringkus pelaku Andreansyah berusaha melawan anggota dan berusaha melarikan diri, kemudian anggota melepaskan tembakan peringatan ke atas namun tak digubris.

Tak mau buronannya lepas dengan sigap anggota Unit Ranmor Team Beguyur Bae yang dipimpin Iptu Jhony Palapa langsung memberikan hadiah timah panas yang membuat pelaku buronan kasus pencurian sepeda motor tersebut tersungkur tak berkutik sehingga berakhir sudah pelariannya selama ini.

Kemudian pelaku langsung dibawa ke RSUD Bari Palembang untuk diberikan perawatan, selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolrestabes Palembang untuk diproses lebih lanjut.

Pada saat kejadian korban Samsul berbelanja di tempat kejadian (TKP) dan motor korban diparkirkan dalam keadaaan terkunci stang, kemudian datang Andre dan rekannya Ari putra mengendarai sepeda motor honda beat dan pelaku Andre langsung  turun dari sepeda motor untuk mencuri sepeda motor milik korban.

Sedangkan rekannya Ari putra menunggu di atas motor untuk mengawasi situasi. Setelah merasa aman pelaku Andre langsung merusak kontak sepeda motor milik korban dengan menggunakan kunci letter T, setelah berhasil mereka berdua langsung kabur membawa sepeda motor.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail membenarkan sudah menangkap satu buronan, “ pelaku kasus pencurian sepeda motor dan rekannya Ari putra sudah ditangkap duluan di Polsek kemuning,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya. Kamis (22/7/2021).

Didepan petugas pelaku Andreansyah (25) mengakui  kesalahannya, “dari pengakuannya motor sudah dijual seharga 2,5 juta lalu uang tersebut dibagi dua dan uangnya sudah habis untuk kebutuhan sehari hari,”pungkasnya. (red)

Wartawan : Hendra
Editor : Putri

Komentar

Headline