oleh

Sudah Tau Belum ?, Kalau Vaksin Program Pemerintah dan Vaksin Gotong Royong Ternyata Berbeda!

Laporan Wartawan : Adi Putra Pratama, Tribun Pos Palembang, Sumsel

TRIBUN POS, PALEMBANG I Sejak hadirnya vaksin ditanah air, banyak jenis-jenis yang bermunculan, baik sinovac maupun sinopharm. Hal ini tentu saja membuat pemerintah membagi program tersebut menjadi dua. Walaupun begitu tujuannya tetap sama, yakni untuk mendistribusikan secara gratis kepada seluruh rakyat Indonesia.


Kontroversi mengenai sisi positif dan negatifnya masih simpang siur, mulai dari efek samping hingga keampuhan untuk menyingkirkan virus corona masih dipertanyakan.

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 18 ahun 2021 telah menyebutkan, bahwa setiap program memiliki jenis vaksin yang berbeda, terkecuali adanya hibah tentu diperbolehkan. Pembagian tersebut tentu saja berbeda dari segi pengadaan biaya, karena program gotong-royong berasal dari pendanaan badan usaha atau perusahaan untuk dialokasikan kepada karyawan dan para warga.

Hal tersebut tertuang dalam Permenkes 18/21 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021.

Bahwa beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri  Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan
Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) perlu disesuaikan
dengan perkembangan hukum dan kebutuhan teknis pelaksanaan vaksinasi Corona Virus Disease 2019
(COVID-19)..

Dalam kondisi tertentu untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan vaksinasi covid-19, jenis vaksin covid-19 yang digunakan untuk pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong dapat sama dengan jenis Vaksin COVID-19 yang digunakan untuk pelaksanaan Vaksinasi Program.

Jenis vaksin yang digunakan pada program pemerintah dan gotong royong

Vaksin pemerintah :
– AstraZeneca
– Sinovac
– Pfizer

Vaksin gotong royong :
– Sinopharm
– Cansino
– Novavac
– Moderna

Catatan : vaksin program pemerintah maupun gotong royong boleh digunakan asalkan diperoleh dari hibah. (red)

 

Wartawan : Adi Putra Pratama
Editor : Putri

Komentar

Headline