oleh

Soal Jalan Tanjung Pinang Rusak Bertahun-tahun, Ini Kata Anggota DPRD Marzuki A Karim

Suke: Aku Sudah Sampaikan Ke Bupati Panca dan Wagub Mawardi

TRIBUNPOS, OGAN ILIR I Anggota DPRD Ogan Ilir Marzuki A Karim angkat bicara terkait kondisi jalan rusak menuju Desa Tanjung Pinang dan Limbang Jaya, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (28/4/21).


Menurut Marzuki dirinya sudah 4 (tahun) lebih memperjuangkan jalan tersebut, agar segera bisa diperbaiki.

Namun, katanya, sudah beberapa kali juga dianggarkan di APBD Kabupaten Ogan Ilir, tapi selalu dicoret dalam anggaran alias digagalkan.

“Aku ni ‘purik’ (pusing) juga, melihat jalan rusak ini. Setiap lewat bukan main buat kito kesel, tapi cakmano lagi. Aku sebagai anggota dewan sudah memperjuangkan, selalu dicoret dari usulan,” ucapnya kepada Tribunpos, (28/4).

Marzuki mengungkapkan, suatu hari dirinya mendatangi langsung Dinas PU guna mengecek kenapa jalan desanya selalu dibatalkan usulan perbaikannya.

“Aku tanya, siapa yang mencoret. Padahal aku sudah masukan usulan dianggarkan Rp4 miliyar. Ternyata Rp4 milyar itu hilang,” cerita Suke panggilan akrab Marzuki A Karim.

Dia menambahkan, akhirnya disetujui lah perbaikan jalan sepanjang 400 meter tahun 2020 lalu.

“Kalau ada anggota dewan lain yang mengaku-ngaku itu jalan 400 meter itu hasil perjuangannya, silahkan. Aku diamkan saja. Ini ceritonyo,” ujar anggota DPRD dari Fraksi Hanura ini.

Selain itu, dirinya juga berpesan dengan rekan satu anggota DPRD lainnya, yakni Zainab, untuk menitipkan usulan tersebut.

“Aku sempat bicara dengan Ibu Zainab, kalau yang berkuasa kalah itu PDI Perjuangan (Bupati sebelumnya). Jadi, mungkin alangkah lebih enaknya kalau yang mengawal dari anggota DPRD partai yang sama. Dan dijawablah siap oleh bu Zainab,” ucapnya.

Bupati Bakal Masukan Dianggaran APBD

Setelah pergantian pemimpin baru, dirinya langsung mendatangi Bupati Panca untuk melanjutkan usulan perbaikan jalan rusak tersebut.

“Aku datang ke Panca (Bupati), aku ngomong jalan kami itu tolong benar kela (perbaiki). Kami ini malu ada 4 dewan di dusun (desa) tapi jalan rusak begitu,” ungkap Marzuki.

“Pak Marzuki tolong cek di Bantuan Gubernur (Bangub), kalau tak ada kita masukan lagi ke APBD,” ucapnya menirukan jawaban dari Panca kepadanya.

Wagub Mawardi Akan Bantu

Tak cukup sampai disitu, dirinya berkali-kali menyampaikan aspirasi masyarakat itu ke Wakil Gubernur Mawardi Yahya. Jawabnya Wagub, itu Tanggungjawab kami.

“Katakan lah sudah oke, cuma proses waktunya saja. Namun aku yang tidak melaporkan langsung ke masyarakat, buat apo aku nak melaporkan, nanti nunggu hasilnya saja,” katanya.

“Terlepas dari apa yang dibuat anggota dewan lain, yang jelas aku sendiri punya beban moral yang luar biasa. Dan aku tetap memperjuangkan sampai bener bener jalan kita itu bagus nian,” pungkasnya. (Tribunpos)

Wartawan: Syaiful Jabrig
Editor Berita: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

News Feed