oleh

Profil Singkat Bupati Muaraenim Ahmad Yani yang Kena OTT KPK, Padahal Pernah Keluarkan Aturan Anti Korupsi

PALEMBANG, Tribunpos.com | Kabar ditangkapnya Bupati Muaraenim Ahmad Yani dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK benar-benar mengejutkan.

Padahal selama ini Bupati Muaraenim Ahmad Yani terkenal cukup maju dalam program pencegahan korupsi.

Misalnya saja Bupati Muaraenim Ahmad Yani mengeluarkan keputusan Bupati Muaraenim Nomor : 660/KPTS/lnspektorat/2018 tentang Rencana Aksi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Kabupaten Muaraenim Tahun 2018-2019 dan Satuan Tugas Pelaksana Rencana Aksi.

Pada Hari Anti Korupsi Internasional di bulan Desember 2018 lalu juga Bupati Muaraenim Ahmad Yani menggagas Ikrar Anti Korupsi bersama-sama di Kabupaten Muaraenim.

Saat itu pembacaan ikran dipimpin oleh Plt Kajari Muaraenim M Husaini SH MH yang diikuti oleh semua perwakilan unsur pemerintah baik pusat maupun daerah, eksekutif, legislatif dan yudikatif, perwakilan dari masyarakat, organisasi pemuda, organisasi wanita, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi perangkat daerah yang berada di wilayah Pemerintah Kabupaten Muaraenim.

Baca juga: Kabar Mengejutkan! Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Saat itu, menurut Bupati Muaraenim Ir H Ahmad Yani MM, kegiatan peringatan dan pembacaan ikrar ini merupakan bentuk dari dukungan Pemerintah Kabupaten Muaraenim dalam upaya pencegahan korupsi dan penegakan hukum tentunya, sebab kita secara sadar memahami bahwa korupsi terbukti telah membawa ketidak adilan, ketimpangan, dan keterbelakangan.

“Semoga dengan Ikrar ini, akan menjadi momentum untuk mewujudkan Pemerintah Kabupaten Muaraenim yang benar-benar bersih bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) sehingga pada akhirnya misi Kabupaten Muaraenim yakni Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat dan Sejahtera benar-benar akan tercapai dengan baik,” kata Ahmad Yani kala itu.

Ahmad Yani lahir di Jakarta, saat bangsa ini diguncang pergolakan politik pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) 10 November 1965, putra pasangan Suratul Kahfie SH (seorang Hakim Pengadilan Tinggi Agama dan Hj Yus`a (pengusaha rumahan).

Ahmad Yani sejak muda memang dikenal orang-orang sekelilingnya sebagai pekerja keras, dan tak henti belajar.

Besar dalam keluarga yang religius, sederhana dan ditempa mandiri kedua orang tuanya, membuatnya tumbuh sebagai pribadi yang kuat dan pantang menyerah, jika punya keinginan yang menjadi obsesinya. (*/Red)

Sumber: Tribunnews
Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed