oleh

Polda Tetapkan Tiga Tersangka Pungli Korban Tsunami RSUD Serang, Diancam Pidana 20 Tahun

Laporan Wartawan Tribunpos.com, Serang, Arohman Ali

SERANG, Tribunpos.com | Kepolisian Daerah (Polda) Banten akhirnya menetapkan tersangka kasus dugaan pungli terhadap keluarga korban tsunami dalam pengurusan jenazah di RSUD Serang.

Setelah memeriksa saksi dan melakukan beberapa analisa untuk kasus ini, kepolisian menetapkan tiga orang tersangka, yakni seorang berinisial F (bersatus ASN), dan dua karyawan dari sebuah perusahaan rekanan (swasta) berinisal I dan B.

“Kita telah menetapkan tiga tersangka setelah mendapatkan dua alat bukti,” kata Wasidik Ditreskrimsus Polda Banten, AKBP Dadang Herli, Sabtu (29/12/2018) usai menggelar konferensi pers di Mapolda Banten.

Ia menjelaskan, penetapan ketiga tersangka, setelah penyidik melakukan pemeriksaan kepada lima orang saksi dan beberapa alat bukti seperti kuitansi tidak resmi yang dikeluarkan oleh tersangka F.

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Tersangka diancam dengan pidana 20 tahun atau paling singkat selama 4 tahun. Serta denda sebesar Rp200 juta dan maksimal Rp1 miliar.” pungkasnya.

Menurut data yang dihimpun tim Tribunpos.com, oknum berinisial F merupakan ASN yang bertugas di Forensik RSUD Serang. Oknum F diduga otak dari kasus pungli tersebut. Karena diduga kuitansi yang beredar hanya dimiliki oleh oknum F. (red/arohman ali)

Editor : Sandi Pusaka Herman


Komentar

News Feed