oleh

Pengamat Tata Negara Bahrul Ilmi, Minta Presiden Bentuk Timsus Evaluasi Penggunaan Dana Covid

Laporan Wartawan Tribunpos, Syaiful Jabrig, Palembang, Sumsel

TRIBUNPOS, PALEMBANG Pakar Hukum Tata Negara, Bahrul Ilmi Yakup, meminta Presiden Jokowi, membentuk tim khusus menyikapi kuncuran anggaran Covid-19 yang bersumber APBN 2020.

Menurut Bahrul dana yang telah digelontorkan harus berjalan sesuai dengan peruntukan.

“Efektifitas anggaran harus sesuai peruntukan, karena banyak sekali ditemui dugaan penyimpangan penggunaan anggaran Covid-19,” ujar Bahrul, kepada tribunpos.com, Kamis (03/09/20) di kediaman, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang.

Bahrul menyarankan, Presiden perlu segera memerintahkan lembaga seperti penegak hukum, kepolisian, kejaksaan, dan KPK segera melakukan evakuasi, memeriksa pembelanjaan anggaran Covid-19 mulai dari tingkat regional hingga ke tingkat nasional.

Dikatakan Bahrul, hal ini dirasa harus mendesak dilakukan, karena ada dugaan anggaran tidak digunakan sebagaimana mestinya.

“Misalnya Alat Pelindung Diri (APD) tidak tersedia secara cukup, sehingga yg menyebabkan banyak para Dokter dan karyawan medis meninggal dunia,” ucapnya.

Kemudian di lapangan adanya informasi bahwa banyak petugas penanggulangan covid-19 mengaku tidak menerima bantuan, padahal subsidi serta gajinya menurut Presiden sudah cair.

Oleh karena itu, sambung Bahrul, perlunya keterangan yang jelas untuk menjamin obyektifitas pemeriksaan, cukup lah beralasan bila Presiden membentuk satuan tugas yang langsung di bawah kendali Presiden.

“Ada contoh kecil, disaat awalnya pencegahan virus Covid-19, digalakan penyemprotan, ini perlu diteliti secara detail, karena pertanyaannya yang disemprot itu apa? ada yang disemprot itu hanya air ‘sere’ bukan disinfektan, lalu berapa campuran yang digunakan sementara itu dibayar menggunakan uang negara.” pungkasnya. (**)

Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

News Feed