oleh

Pendataan Keluarga BKKBN di Palembang Dikeluhkan, Kader Tak Datang ke Rumah, Warga Hanya Diberikan Form Disuruh Isi Sendiri

TRIBUNPOS, PALEMBANG | Seyogyanya pendataan keluarga tahun 2021 program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dilakukan oleh petugas atau kader dengan langsung berkunjung ke rumah-rumah warga. Tapi hal ini ternyata tidak terjadi di lingkungan Komplek Perumahan Patal, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumsel.

Warga mengeluhkan tidak adanya kader yang datang langsung ke rumah warga, sesuai dengan mekanisme pendataan yang benar.

Menurut warga berinisial DN yang namanya minta disembunyikan, seharusnya kader mendatangi keluarga yang akan didata, bertanya sesuai dengan form pendataan dan melihat Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

Atau kader akan memasukkan data keluarga melalui aplikasi yang sudah disediakan BKKBN atau mengisi ke dalam formulir pendataan.

“Namun hal ini tidak ia dapatkan, yang datang hanya ketua RT lalu memberikan 2 lembar kertas formulir pendataan dan meminta warga mengisi langsung. Kertas form ditinggalkan lalu pulang,” ujarnya kepada Tribunpos, Selasa (6/4/21).

Dia menyoal cara pendataan yang terbilang tidak sesuai dengan SOP pendataan keluarga program BKKBN ini. “Carabegini tidak benar, bagaimana akan mendapatkan hasil pendataan yang benar, kalau warga dibiarkan mengisi sendiri semaunya tanpa dipandu oleh petugas kader. Jangan seenaknya aja seperti ini,” ucapnya.

Dia menambahkan, pendataan keluarga tahun 2021 ini kan berisi data penting yang harus diisi seperti profil pasangan usia subur, keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, keluarga dengan lansia, keluarga berisiko stunting, dan aspek kesejahteraan keluarga by name by address yang tidak tersedia secara lengkap pada sumber data manapun.

“Hal seperti ini kan tidak bisa sembarangan mengisinya, tidak semua warga mengerti. Itu kenapa dibentuk dan dilatih kader, perannya membantu kemudahan warga dalam mengisi data,” kata DN.

Untuk diketahui Pendataan Keluarga Tahun 2021 dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, sudah dilaksanakan mulai 1 April – 31 Mei.

Petugas Pendataan Keluarga tahun 2021 terdiri dari pemerintah dan masyarakat, yakni Petugas Lini Lapangan KB dari BKKBN dan Kader Keluarga Berencana, yang secara nasional terdiri dari: 7.230 Manajer Pengelolaan PK Tk Kecamatan, 7.230 Manajer Data, 83.441 Supervisor Tk Desa, dan 1,2 juta petugas kader pendata. (Red-TP)

Penulis Berita: Sandi Pusaka Herman Timur
Editor Berita: Kaka Kertajaya

Komentar

News Feed