oleh

Pak Gubernur! Copot Saja Direktur RSUD Raden Mattaher, Kerjanya Tak Becus, Banyak Timbulkan Masalah

TRIBUNPOS, JAMBI — Banyaknya masalah yang tak kunjung selesai di rumah sakit milik pemerintah Provinsi Jambi ini, terus menjadi sumber kegaduhan.

Akhir-akhir ini, heboh insentif tenaga kesehatan yang belum dibayarkan, sedangkan itu adalah hak yang wajib diterima tenaga kesehatan.


Belum lagi persoalan lain tentang insentif covid 19 untuk jasa Nakes, diduga juga terhambat sudah 8 bulan lebih.

Terkait buruknya kinerja Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mattaher Jambi, mendapat tanggapan serius dari berbagai elemen masyarakat.

Bahkan, sebagian masyarakat mendesak Direktur RSUD yang dijabat oleh Dr Fery Kusnadi untuk mundur dari jabatannya.

Ketua Umum LPI TIPIKOR, Aidil Fitri mengatakan, Direktur RSUD saat ini dianggap tidak becus memimpin managemen RSUD. Bahkan dirinya meminta direktur RSUD Mattaher Jambi ini untuk segera mundur dari jabatannya.

Dia meminta, aparat hukum untuk turun melihat adanya indikasi pemotongan dana itu. Diduga terhambatnya insentif Nakes tersebut karena pembagian jasa insentif Nakes yang tidak jelas dan diduga terjadinya pemotongan.

Tak sampai disitu saja, masalahan kronis lainnya menggerogoti RSUD Mattaher adalah dugaan pembelian mobil dinas direktur, Pajero sport putih, yang mengunakan dana BLUD.

“Patut kita dorong aparat penegak hukum untuk segera mengaudit total menegemen rumah sakit plat merah tersebut, apakah ada dugaan tindak pidana korupsinya, di dalam sistem tersebut,” ucap Aidli.

Aidil Fitri menilai, sudah selayaknya Gubernur Al Haris untuk segera mengavaluasi jajaran kabinetnya di pemerintahan, terutama dalam segi hal pelayanan langsung ke masyarakat, demi terwujudnya program dan janji politik gubernur. (Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

Headline