oleh

Memasuki Level Siaga, BPBD Sumsel Tetapkan Daerah Rawan Karhutla

TRIBUNPOS SUMSEL – Memasuki musim kemarau, Ketua Bidang Penanganan Darurat BPBD Provinsi Sumatera Selatan siapkan langkah-langkah antisipasi berupa regulasi penetapan daerah siaga rawan bencana melalui surat keputusan Gubernur dan surat keputusan Satuan Tugas tetapkan 10 Kabupaten meliputi OKI, OI, Musi Banyuasin, Banyuasin, Muara Enim, Pali, Muratara, Musi Rawas, OKU Timur, dan OKU Induk.

Ditemui di kantor BPBD Sumsel Anshori selaku Ketua Bidang Penanganan Darurat menyampaikan ada 5 kabupaten rawan karhutla, namun berdasarkan historis tahun 2019 meningkat menjadi 10 Kabupaten yang mana 5 diantara bukan lahan perkebunan. Jumat, (10/07/20).


Provinsi Sumsel yang didominasi lahan gambut menjadi pemicu rawannya karhutla, ada sekitar 1.2 juta Hektare Lahan gambut yang berpusat pada kabupaten OKI dan Muba apabila terbakar akan sangat sulit dipadamkan. sejak awal tahun 2020 BPBD juga menyiapkan beberapa satgas, mulai dari darat, udara, sosialisasi dan satgas penegakan hukum.

BMKG juga menyampaikan musim kemarau pada tahun 2020 cukup singkat, yang pada saat ini masih dalam tahapan transisi dari musim penghujan ke musim kemarau bila tidak terjadi anomali atau perubahan akan berpuncak pada akhir Agustus.

Untuk teknis penanggulangan sejak awal bulan Juni, Anshori menyampaikan lebih menitik beratkan pemadaman melalui darat, BPBD juga telah menyiapkan 3 helikopter berjenis Waterbombing dan patroli, selain helikopter, pesawat berjenis Caravan juga ikut dikerahkan untuk memantau perkembangan karhutla.

Wartawan : M Faiq Edra

Editor : Beby

Komentar

Headline