oleh

Masyarakat yang Berani Melaporkan Adanya Caleg Politik Uang, Diberi Rp 2 Juta

POLITIK, Tribunpos.com | Kantor Berita Tribun Pos melalui Posko Mengawal Pemilu 2019 akan memberikan hadiah uang bagi masyarakat yang berani melaporkan adanya politik uang saat masa tenang dan menjelang pemungutan suara Pemilu Serentak 17 April besok.

“Kami akan memberikan hadiah Rp 2 juta jika ada masyarakat yang berani melaporkan politik uang dan buktinya menjelang hari pencoblosan,” kata Ketua Posko Mengawal Pemilu Tribun Pos, Risdu Ariri, Senin (15/04/2019).

Menurutnya, politik uang tidak boleh menjadi satu-satunya cara menghalalkan diri untuk memperoleh kekuasaan.

“Bagaimana dengan nasib calon anggota legislatif yang tidak mempunyai uang? tentu akan langsung kalah. Maka itulah harus dilawan agar demokrasi berjalan adil,” ujarnya.

Risdu mengatakan masyarakat pada umumnya segan melaporkan jika ada politik uang dan pelanggaran, karena terkadang masih mengenal calon legislatif. Padahal dalam peraturan KPU, hanya pemberi politik uang yang diproses hukum, bukan penerima uang.

Ia berharap akan muncul pemimpin yang memakai hati, sehingga benar-benar mendengarkan suara masyarakat.

Risdu juga menginginkan Pemilu 2019 berjalan adil dan jujur. Caranya dengan menolak politik uang dan melihat rekam jejak yang dipilih. “Kami himbau masyarakat tidak meminta uang dan menolak pemberian uang dari calon legislatif,” kata dia.

Ia juga mengingatkan peserta Pemilu 2019 untuk tak menawarkan uang kepada masyarakat. “Ayo kita laksanakan pesta demokrasi dengan jujur dan adil,” ungkap dia.

Dijelaskan, bila calon yang berpolitik uang terpilih, potensi dia melakukan tindak pidana korupsi sangat tinggi. Padahal mereka memiliki tugas besar yang harus dipertanggungjawabkan ke publik.

“Selain itu, bila terpilih mereka itu tidak bakal datang lagi untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Karena yang bersangkutan disibukkan mencari uang kembalian dengan biaya yang telah mereka keluarkan. Karena itu, kita menolak politik uang. Jangan mau sekali dibayar,” kata dia.

Dijelaskan Risdu, bagi masyarakat yang ingin melaporkan adanya politik uang, masyarakat bisa menghubungi di no telpon dan WA 0877-7444-4462 atau 0811-99-88-330/ 0822-811-47-399.

“Bisa juga datang langsung ke posko kita di Jalan Rajawali Blok D17 No.8 Perumnas Cibeber, Kota Cilegon (Untuk Provinsi Banten), dan Jalan Sersan Sani depan Kampus Stisipol Candradimuka, Kemuning, Kota Palembang (Untuk Provinsi Sumsel).” pungkasnya. (**)

Editor: Sandi Pusaka Herman

Komentar

News Feed