oleh

DKPP Didesak Bertindak, Usut Pelanggaran Bawaslu dan KPU Ogan Ilir

TRIBUNPOS, POLITIK | Melihat adanya dugaan kuat rekayasa sistemik yang dilakukan KPU dan Bawaslu Ogan Ilir, atas mendiskualifikasi pasangan Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak sebagai calon kepala daerah pada Pilkada Ogan Ilir 2020.

Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) mendesak Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera memproses dan menyelidiki dugaan pelanggaran yang terjadi.

“Kami mendesak pihak DKPP RI untuk segera menindaklanjuti laporan yang kami layangkan hari Rabu yang lalu, karena kami sudah melengkapi semua administrasi yang diminta oleh DKPP,” kata Koordinator aksi, M Hafidz Kudsi saat menggelar demonstrasi di depan gedung DKPP RI, Jakarta Pusat, Senin (26/10/20).

Dalam aksinya, mereka mendesak DKPP segera memproses polemik diskualifikasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam dan Endang PU Ishak.

Aksi tersebut turut diwarnai teatrikal dua orang mengenakan jas dan bertopeng wajah Ketua Bawaslu dan KPUD Ogan Ilir terikat tali di leher. Sedangkan satu orang berdasi berada di tengah dan menarik tali yang mengikat keduanya.

“Ini menandakan bahwa sekuat dan sekencang apapun tarikan yang terjadi di luar sana dalam kasus ini, DKPP RI harus tetap dan segera memeriksa Bawaslu dan KPUD Ogan Ilir yang kami duga telah melanggar kode etik penyelenggara,” jelas Hafidz.

Dia juga menegaskan, apabila nanti laporannya tidak diterima dan tidak ditindaklanjuti, maka mereka menduga DKPP tidak ada kerjanya sama sekali.

Ke depan, pihaknya mengaku akan melakukan aksi serupa bila laporannya tidak kunjung ditindaklanjuti oleh DKPP dengan tetap memerhatikan protokol keksehatan. “Kami akan turun lagi dengan massa aksi yang lebih besar jika laporan kami terkesan diabaikan,” tambah Hafidz.

AMPD sebelumnya melaporkan KPU dan Bawaslu Ogan Ilir ke DKPP dengan menyertakan sejumlah alat bukti dan telah mendapat tanda terima dari DKPP 02-21/SET-02/X/2020. KPU dan Bawaslu Ogan Ilir dilaporkan sebagai buntut dari keputusan KPU mendiskualifikasi Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak sebagai pasangan calon kepala daerah pada Pilkada Ogan Ilir 2020. (Red/Tribunpos.com)

Penulis: Sandi Pusaka Herman Timur

Komentar

News Feed