oleh

Lanud Eksekusi Lahan ‘Kekuasan’ Oknum Dewan Marzuki A Karim

Ilustrasi

Laporan Wartawan : Kaka Kertapati / Tanjung Batu, Ogan Ilir

TRIBUNPOS.COM, OGAN ILIR — Ada pemandangan tak biasa di simpang tiga Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Tanjung Batu, Rabu (15/8/2018) kemarin. Puluhan anggota TNI AU berpakaian lengkap terlihat sedang mengamankan jalannya eksekusi lahan milik TNI AU yang dikuasai oleh oknum anggota DPRD Ogan Ilir, Marzuki A Karim.

Eksekusi yang yang melibatkan aparat gabungan dari TNI AU (Lanud Palembang) dan Polres Ogan Ilir dibantu Polsek Tanjung Batu ini berjalan damai dan lancar. Tidak terlihat perlawanan dari pihak Marzuki A Karim.


Namun suasana mencekam tetap lah terasa, setelah perlahan warga mulai berkumpul mendekati lokasi lahan yang mau dieksekusi.

Mengingat wilayah Desa Tanjung Pinang ini, dinilai rawan gesekan masa. Pasalnya, pernah terjadi bentrokan berdarah yang berujung maut atas penyerbuhan Brimob menembaki warga setempat sampai memakan korban nyawa anak kecil dan orang dewasa harus diamputasi tangan akibat terkena peluru anggota.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunpos.com, selain memang lokasi lahan yang dieksekusi juga jauh dari pemukiman warga. Warga pun tak begitu banyak terlihat. Eksekusi hanya dipenuhi aparat. Sehingga petugas pun dengan mudah mengeksekusi lahan seluas 15.000 meter persegi (1,5 hektar) yang sudah sekian tahun dikuasai Marzuki A Karim.

Menurut sumber, pada eksekusi tersebut pihak Lanud Palembang memberikan tenggang waktu kepada oknum anggota dewan dari partai Hanura itu untuk merobohkan dan mengosongkan lahan milik TNI AU dari bangunan workshop serta pagar tembok keliling, sebelum nanti dirobohkan paksa.

Kepala Desa Tanjung Pinang II, Sapri saat dimintai informasi membenarkan kejadian eksekusi tersebut. Diceritakan Sapri, dirinya bersama rekannya Kepala Desa Tanjung Pinang I, Mukri dimintai hadir guna menyaksikan eksekusi damai pagi hari itu.

“Iya benar, saya hadir sebagai saksi atas eksekusi lahan itu,” ujarnya kepada Tribunpos.com, Rabu (15/8/2018).

Sekira pukul 09.30 Wib, puluhan anggota dari Pangkalan Udara (Lanud) Palembang, Pengadilan Negeri Kayuagung serta pihak keamanan dari Kepolisian Polres Ogan Ilir mendatangi lokasi tanah sengketa guna dilangsungkannya eksekusi lahan terhadap putusan pengadilan kepada saudara Marzuki A Karim selaku penggugat lahan milik TNI AU.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanjung Batu Ipda Avif juga mengatakan, Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Palembang, Kolonel Pnb Heri Sutrisno memimpin langsung jalannya eksekusi damai tersebut.

“Eksekusi kemarin benar di pimpin langsung Danlanud Kol Pnb Heri Sutrisno, soalnya mereka berkumpul titik awalnya di Polsek kita Tanjung Batu,” ungkapnya.

Sementara sampai berita ini dimuat, Danlanud maupun pihak Pangkalan Udara Palembang belum bisa dikonfirmasi.

Untuk diketahui, sebelumnya telah dilangsungkan sidang gugatan terkait sengketa tanah antara penggugat Marzuki A Karim kepada TNI Angkatan Udara selaku pihak yang digugat di Kantor Pengadilan Negeri Kayu Agung, Sumatera Selatan, Kamis (20/2) lalu. Sidang tersebut yang berlangsung lancar dan aman ini merupakan sidang lanjutan dari sidang-sidang yang sudah digelar sebelumnya. (Tribunpos)

Editor : Sandi Pusaka Herman

Komentar

Headline