oleh

Kisah Pilu Keluarga pasien Positif Covid-19 Desa Brabasan Tanjung Raya Yang Belum Mendapatkan Perhatian dari Pihak Terkait,Dan Merasa di kucilkan

TRIBUNPOS,MESUJI LAMPUNG-Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mesuji kembali bertambah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji per Selasa (15/9) tercatat penambahan dua kasus baru, Kini total sudah ada 8 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mesuji.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, Yanuar Fitrian Sekaligus Juru bicara Gugus Tugas Penaganan Covid-19 Kabupaten Mesuji mengatakan bahwa telah terjadi penambahan 2 Kasus baru orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Mesuji. Secara kumulatif, telah terjadi kasus orang terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 8 orang.

Pasien 07 kontak erat dengan pasien 02, 03, dan 04 sedangan pasien 08 kontak erat dengan pasien 02 dan 04. Pada waktu itu dilakukan tracking, kami menemukan orang kontak erat berjumlah 124 orang dari hasil swab 124 orang tersebut terdapat 2 orang terkonfirmasi positif Covid-19,”dalam keterangan persnya.

saat di hubungi Melalui sambungan telepon Ari,as menyampaikan kepada awak media Tribunpos,selaku keluarga pasien terkorfimasi covid-19 yang tinggal di Desa Brabasan kecamatan Tanjung Raya menceritakan kisah pilu mereka selaku keluarga yang positif covid-19 bahwa hidup mereka sekarang terasa di kucilkan masyarakat Dan menjadi serbah salah sedangkan jika tak keluar rumah tentu mereka ini punya kebutuhan hidup yang harus di penuhi,”pungkasnya.

selanjutnya mereka sudah berusaha tak keluar rumah dan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan cara delivery online,tapi masalahnya para pedagang engan melayani pesanan walaupun itu kebutuhan pokok dengan berbagai alasan bagaimanalah nasib keluarga kami,apakah kami harus mati dengan keadaan ini,”katanya

dia juga mempertanyakan tanggung jawab Dinas Kesehatan dan gugus tugas Kabupaten Mesuji penanganan covid-19 dimana waktu salah satu keluarga kami di nyatakan pasien terkomfirmasi positif covid-19 sampai sekarang pihak Dinas Kesehatan sudah memberikan vitamin cuma sekali itu,selanjutnya sampai sekarang belum ada tindakan lanjutan kepada adik kami yang sejak di nyatakan pasien positif terkorfimasi covid-19.

Ari,As juga membantah bahwa katanya sudah menerima bantuan sembako atau apa yang mereka terima dari banyak pihak yang prihatin.”gak ada itu bang” semua Sama sekali itu tidak ada malah kami ini merasa di kucilkan oleh masyarakat sedangkan siapa yang mau mendapatkan penyakit Apa gak sedih bang, keadaan kami sekarang kami,berharap ada perhatian dari pihak terkait,”harapnya.

Apa katanya yang harus kami lakukan,
harus menunggu kami mati dulu baru mendaatkan perhatian,mungkin kami tak perlu di berikan perhatian yang berlebihan akan tapi berharap mendapatkan perhatian minimal secara medis,”tutupnya melalui sambungan telp.

di tempat terpisah Agung Doni selaku kabid kesiap siagaan dari BPBD kabupaten Mesuji Pemerintah kabupaten Mesuji mengatakan dalam hal ini satuan tugas penanganan covid 19 kami Sudah mengelar rapat mengenai sosialisasi peraturan bupati (perbub) No 37,tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegasan hukum Protokol Kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian Corona virus tahun 2019 di kabupaten Mesuji,”ungkapnya kepada awak media Tribunpos.

Wartawan : Aris Rinaldi,SE
Editor : indra Tribunpos

Komentar

News Feed