oleh

KH Amiruddin Nahrawi: Prof Anis Saggaf Layak Terpilih Kembali Jadi Rektor Unsri

Laporan Wartawan Tribun Pos, Kaka Kertajasa, Palembang, Sumsel

PALEMBANG, Tribunpos.com | Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri), Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE, yang maju mencalonkan diri pada pemilihan rektor Unsri masa kerja 2019-2023, dinilai layak dipilih kembali menjadi Rektor Unsri.

Professor dan juga guru besar yang sudah mengabdikan diri belasan tahun di Unsri ini, dinilai masih sangat layak menakhodai kembali Unsri 5 tahun ke depan.

“Prof Anis Saggaf masih layak dan tepat jadi Rektor Unsri kembali. Bagaimana Unsri dulu, saat ini dan yang akan datang, pasti diketahuinya. Apalagi paparan visi misinya lebih unggul dari yang lain untuk kelanjutan kemajuan Unsri mendatang,” kata Cak Amir sapaan akrab KH Amiruddin Nahrawi, kepada Tribunpos.com, Jumat (12/07/2019) usai menghadiri penyampaian visi misi calon Rektor di Kampus Unsri.

Menurut tokoh Sumsel yang sekarang berkiprah di MUI Pusat ini, komitmen dan kecintaan Prof Anis terhadap Kampus Unsri, tidak perlu diragukan lagi.

“Beliau selalu berpikir objektif. Tidak membeda-bedakan pertemanan, agama dan etnis. Asyik diajak berdiskusi baik soal kampus, masyarakat, negara maupun agama. Mudah-mudahan Prof Anis menjadi rektor untuk kedua kalinya,” ujar Staf Khusus Gubernur Sumsel, Bidang Hubungan Antar Agama ini.

Karena dia (baca; Prof Anis) sudah menjadi rektor, tentu sangat memahami, jadi tinggal meneruskan saja.

“Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki Prof Anis, akan membantu kemajuan Unsri. Kenapa, karena visi misinya sangat realistis, untuk melanjutkan kemajuan Unsri sebagai Global University, sebagaimana yang digadang-gadang dalam programnya yang sedang berjalan di masa sekarang ia menjadi Rektor,” kata tokoh NU Sumsel ini.

Sebelumnya, Prof Dr Anis Saggaf mengaku akan terus berkontribusi dalam membawa target kampus kuning menuju Global University.

Slogan berjamaah dan himbauan dosen untuk mempublikasikan jurnal Internasional pun kini terus berdampak signifikan sehingga banyak tenaga dosen yang telah memiliki riset dan publikasi.

“Jika jemaah masih menginginkan saya maju Insyaalloh saya maju. Karena 10 program kita sudah tuntaskan,” urainya.

Anis menegaskan bahwa pada pemilihan Rektor Unsri ini yang akan dikedepankan adalah persaudaraan. Sehingga apapun hasilnya tetap menghormati hasil pemilihan.

“Jadi intinya kita harus jaga ukhuwah pada pemilihan, tidak ada jegal sana-sini. Insyaalloh semua orang di Unsri orang baik dan ingin membawa Unsri lebih baik lagi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pemungutan suara, Kamis (12/07/19) sore tadi telah dilakukan. Hasilnya Prof Anis Saggaf unggul 49 suara, Prof Andi Mulyana 8 suara, Prof Ishak Iskandar 15 suara dan Abu Bakar Sidiq 2 suara. (Red)

Editor: Sandi Pusaka Herman


Komentar

News Feed