Laporan Wartawan : Rosa Rosmilah, Tribun Pos Palembang, Sumsel

TRIBUN POS, PALEMBANG I Ketua Forum Ulama dan Umaro Sumsel sekaligus Staf Khusus Gubernur Bidang Agama KH Amiruddin Nahrawi menggelar tausiyah di SMK Negeri 2 Palembang, Rabu (23/6/2021).


KH Amiruddin Nahrawi mengatakan, kita harus hidup rukun, tidak boleh mencaci maki, tidak boleh membenci.   “Kita jaga kerukunan umat beragama, untuk menjaga keutuhan NKRI,”ujarnya.

” Tema yang diangkat setiap sekolah berbeda. Radikalisme ini masuk di Indonesia, kemudian dibubarkan ormas yang radikalisme. Kita mendukung kebijakan Pak Mahfud MD yang menbubarkan ormas radikal demi keutuhan NKRI,” paparnya.

Ditempat yang sama, Kepala SMK Negeri 2 Palembang Rafli mengatakan, tausiyah dari KH Amiruddin Nahrawi ini sebagai bekal siswa, guru dan seluruh komponen dilingkungan di SMK Negeri  2 Palembang.

” Pendidikan agama ada di sekolah ada dua, pendidikan agama islam dan agama lain yang dianut siswa. Pelajaran diajarkan sesuai agama siswa masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa pihakya berusaha menangkal radikalisme sedini mungkin. “Kita antisipasi, tapi ini tidak kasat mata. Kita tidak segan-segan memerangi radikalisme. Program menangka radikalisme, memberikan cermah agama, mudah-mudahan bekal agama mereka untuk lebih baik lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Sarana dan Prasarana Diknas Provinsi Sumsel Nasrul Bani mengatakan, jangan sampai siswa terpengaruh islam garis keras. Ini merusak dasar negara yakni Pancasila. “NKRI harga mati,” ucapnya.

“Diknas terus mendorong filterasisasi agar anak tidak terpengaruh radikalisme. Rohis kita minta mencari pembina profesional. Keilmuannya tidak menyimpang dasar negara Indonesia yaitu Pancasila,” pungkasnya. (red)

 

Wartawan : Rosa Rosmilah
Editor : Putri

Komentar

Headline