oleh

Kemenhub Wujudkan Indonesia Bebas ODOL Tahun 2021, Melanggar Bisa Pidana

MERAK-TRIBUNPOS.COM | Pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni bagian yang akan melakukan Program Indonesia Bebas ODOL pada tahun 2021. Hal ini membuat sosialisasi terus dilakukan, oleh BPTD, ASDP, KSOP Kepolisian dan Dinas Perhubungan.

ODOL (over dimension over  load)  akan diterapkan di penyebrangan Merak-Bakauheni mulai tanggal 1 Februari tahun 2020. Mobil barang yang terindikasi ODOL dilarang masuk ke pelabuhan penyeberangan, pihak operator pelabuhan akan memasang timbangan portable disetiap pintu masuk.

Kendaraan yang terdeteksi berlebihan muatan tidak dapat melanjutkan perjalan, bahkan kendaraan over demensi kendaran yang berukuran panjang dan besar tidak sesuai dengan SK Rancang bangun yang sah juga tidak  boleh  melintas dan menyebrang.

Adapun keinginan Kementrian Perhubungan program Indonesia Bebas ODOL tahun 2020 mengacu pada UU 22 Tahun 2009 Tentang lalu lintas dan angkutan jalan pasal 227.

“Setiap orang yang memasukkan Kendaraan Bermotor, kereta gandengan, dan kereta tempelan ke dalam wilayah Republik Indonesia, membuat, merakit, atau MEMODIFIKASI Kendaraan Bermotor yang menyebabkan perubahan tipe, kereta gandengan, kereta tempelan, dan kendaraan khusus yang dioperasikan di dalam negeri yang tidak memenuhi kewajiban uji tipe sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah.”

Bahkan Berdasarkan UU 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan pelanggaran overdemensi dapat dikenakan sanksi denda, tidak hanya pengusaha bahkan perusahaan karoseri dapat dipidana.

Dukungan dari masyarakat luas pun positif terkait upaya dan keinginan dari kementrian perhubungan asal dijalankan dan tindak tegas bagi yang melanggar.

Sebelumnya, ada data dari Kementrian PUPR beroperasinya kendaraan terindikasi ODOl telah menyebabkan kerugian negara sebesar 43 Triliun rupiah pertahun juga kendaraan terindikasi Muatan ODOL menimbulkan Kemacetan dan kecelakaan. [RED]

Penulis: Badia Sinaga

Komentar

News Feed